Minggu, 08 Juli 2018

Longmarch Lampung – Jakarta untuk mencari atas kematian Yogi Andhika



BANDAR LAMPUNG, Ternyata tidak mudah untuk mencari  sebuah kebenaran mengungkap dan menegakkan keadilan, harus di dasari kegigihan keberanian serta ketabahan begitu yang terjadi di Negeri ini,  seakan bagi yang penguasa tidak perduli pada rakyat kecil namun apalah daya inilah yang terjadi rakyat kecil harus menjadi korban oleh sang penguasa jagatraya.


Tim relawan mencari kebenaran di balik tewasnya Yogi Andika terus melaksanakan longmarch Lampung – Jakarta untuk dengan harus berjalan kaki walo susah payah halangan dan ringtangan yang penuh liku-liku tetap harus di hadapi dan harus di lalui kenyataan serta tidak terlepas dengan penuh semangat  yang kuat, saat ini tim relawan telah memasuki pulau jawa menuju jakarta, minggu (08/07/18) begitu yang di sampaikan melalui telp seluler dari relawan.


Tim ini rencananya akan bertemu langsung para petinggi di tingkat Nasional, untuk Pencari Keadilan peristiwa Yogi Andhika, dengan  menuju Istana Kepresidenan Republik Indonesia hingga Mabes Polri dan beberapa tempat lainnya.

Meski sudah mendapat jaminan dari Kapolda Lampung, Irjend Polisi Suntana, dalam hal peristiwa Namun, satu tim tetap berangkat menuju Jakarta dengan  berjalan kaki untuk mencari keadilan atas kematian Yogi Andhika yang diduga kuat akibat penganiayaan berat.

Rombongan yang terdiri dari lima orang ini, selain membawa bendera merah putih juga menyertakan banner bertuliskan ”Mencari Keadilan Alm. Yogi Andika".

Tim yang dipimpinnya, berangkat Sabtu (7/7) sekitar pukul 10.00 WIB, dan kemungkinan Senin malam, atau Selasa pagi sudah tiba di Jakarta. Terkait dengan keberadaan keluarga Yogi Andhika, Ardiansyah mengatakan jika tim sudah tiba di Jakarta, maka pihak keluarga akan menyusul dengan menaiki kendaraan.

Terkait adanya atensi dari Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana dalam upaya pengungkapan kasus tersebut, Ardiansyah menjelaskan, jika KNPI Lampura dan LSM Lentera sudah dipanggil pihak Polda Lampung terkait dengan rencana awal aksi long march Lampung – Jakarta. ”Polda minta bersabar, dan berjanji dalam seminggu nangkep tersangka. Pengembangan akan dilakukan dari tersangka BW, dan keberadaan BW sudah terdeteksi,” papar Ardiansyah.

Untuk menghormati permintaan itu, lanjut Ardiansyah, maka DPD KNPI Lampura dan LSM Lentera menunggu tindak lanjut dari pihak Polda Lampung tersebut. “Mereka menunggu tindak lanjut tersebut. Tapi setiap hari, perkembangan kasus itu terus ditanya ke Mapolda Lampung. Dan sekarang sudah terbuka. Itu, sesuai dengan pernyataan Kapolda, itu terbuka untuk publik,” katanya.

Meski begitu, dengan tidak mengurangi rasa hormat dengan pihak Polda Lampung, dirinya bersama tim kecil tersebut harus terus berjalan kaki menuju Jakarta. “Kalau sebelumnya banyak yang ingin ikut dalam aksi jalan kaki Lampung – Jakarta ini. Tapi karena menghormati pernyataan Kapolda, maka kita putuskan kirim tim kecil saja,” pungkas Ardi.rls (rim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...