REMBANG MBP-News, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi Jawa Tengah , menggelar kegiatan identifikasi dan sosialisasi daerah rawan bencana di kantor Kelurahan Leteh Kecamatan Kota Rembang.Senin (17/9/2018)
Kegiatan sosialisasi dengan mengundang ratusan pemuda dan tokoh masyarakat tersebut digelar mengingat , peristiwa bencana di wilayah rembang di tahun 2018 banyak terjadi seperti kebakaran dan kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Rembang beberapa bulan terakhir ini semakin banyak terjadi.
Kepala Seksi (kasi) BPBD Jateng I Ketut Artana dalam kesempatan tersebut mengatakan potensi bencana pada musim kemarau tahun ini yang utama adalah kebakaran .
"Baik yang disebabkan puntung rokok maupun korsleting listrik sehingga kita harus mengedepankan kesiap siagaan."jelasnya
Disisi lain ,dalam kegiatan itu pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan serta meminimalisir bencana tersebut ."tandasnya
Sementara itu anggota Komisi E DPRD Jateng Wiwin Winarto mengutarakan bahwa sosialisasi ini sebagai bentuk keseriusan BPBD Jawa Tengah untuk bersama sama memberikan arahan pengetahuan serta potensi sumber daya manusia yang ada di rembang.
"Baik itu tokoh pemuda tokoh masyarakat yang bisa diajak kerjasama mengenai kesiap siagaan menghadapi bencana ."terangnya
Wakil Ketua Komisi C DPRD Rembang Puji Santoso
Menyampaikan karena meningkatnya bencana di wilayah Kabupaten Rembang di Tahun 2018 maka Anggaran di Tahun 2019 akan di tingkatkan untuk penanggulangan bencana yang kejadiannya tidak bisa di duga duga.
Kegiatan sosialisasi yang dimulai pukul 9.30 Wib juga dihadiri Kepala BPBD Rembang Purwadi Syamsi dan anggota Komisi C DPRD Rembang Puji Santoso . (Suparjan MBPN Rembang)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar