Rabu, 12 September 2018
SULTAN BANTEN RTB. HENDRA BAMBANG WISANGGENI DIKUKUHKAN OLEH RAJA DAN SULTAN SE-NUSANTARA
Banten MBP-News, 10/09/2018 - Pergantian tahun baru Islam kali ini merupakan moment bersejarah bagi masyarakat Banten khususnya, dimana Sultan Banten ke XVIII, Rtb. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja kembali memperoleh pengakuan dari para Raja dan Sultan se-Nusantara yang tergabung dalam Yarasutra (Yayasan Raja dan Sultan Nusantara)
Acara yang diawali di Pendopo Agung Sasono Utomo TMII dan dilanjutkan di Anjungan Banten ini berlangsung khidmat dengan penampilan tari Kidung Pangreksa Jamas Agung Kirab Pusaka pada pukul 18.30 WIB. Gelaran seni yang dibawakan seniman tari dari Yogyakarta tersebut, terlihat sangat religius, dalam balutan syair sastra dan alunan musik tradisi.
“Sebagai wahana kerukunan umat beragama, TMII sudah semestinya memberikan tempat bagi para penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Peringatan malam 1 Suro adalah tradisi, warisan leluhur nenek moyang yang memiliki makna perenungan, dan instropeksi diri serta menegakkan kesatuan bangsa dan negara untuk itu harus dikembangkan dan di lestarikan,” kata Direktur Operasional dan Pengembangan TMII Maulana Cholid dalam sambutannya dihadapan para Raja, Sultan, pemangku adat dan tokoh budaya nusantara yang hadir.
Tepat pukul 20.30 WIB acara dilanjutkan dengan pengukuhan Sultan Banten di anjungan Banten TMII. Sultan Banten Rtb. Hendra Bambang Wisanggeni beserta keluarga menaiki Kereta Kencana yang ditarik 4 ekor kuda dengan dikawal Baranusa Kesultanan Banten diiringi tiga buah kereta kuda yang berisi tamu dari kerajaan dan kesultanan nusantara, kirab agung ini terasa begitu megah membawa kita seperti berada di masa lalu.
Setibanya di Anjungan Banten rombongan disambut dengan tarian selamat datang persembahan anjungan Banten. Tata Wisukma mewakili kasepuhan Kesultanan Banten menyampaikan wasiat dihadapan perwakilan raja-raja se-nusantara bahwa Sultan Bambang Wisanggeni adalah trah generasi penerus Sultan Banten.
“Saat ini kita perlu menyatakan siapa Sultan Banten sesungguhnya, saat ini kepada yang terhormat raja se-nusantara saya tidak bisa menyebutkan yang mulia semua. Saya mewakili untuk semua bahwa yang sebenarnya yang seharusnya menjadi sultan yaitu beliau dari cicit sultan Banten terakhir Sultan Maulana Shafiuddin” kata Tata Wisukma
Selain pengukuhan sebagai Sultan Banten ke XVIII melalui pembacaan Watikah yang dilakukan oleh Sekjen Yarasutra Pangeran Nata Adiguna Masud Thoyib Jayakarta Adiningrat, dalam kesempatan yang sama, Rtb.Hendra Bambang Wisanggeni juga dilantik sebagai Panglima Daerah Barisan Adat Raja Nusantara (Baranusa) dan sebagai Dewan Pembina Majelis Cendekiawan Keraton Nusantara (MCKN).
Sekretaris Jenderal Baranusa, Raden Ali Sadik mengatakan, “Banten mempunyai kekayaan oleh karena itu perlu adanya kebersamaan melalui organisasi Baranusa. Jika kita melihat Banten putra-putrinya luar biasa di sini undangan terbatas tetapi rasa kebersamaannya saya sangat senang sekali. Sehingga malam hari ini kami selaku pengurus pusat barisan adat telah memberikan pengakuan kepada Sultan Banten sebagai panglima daerah barisan adat Raja Sultan Nusantara,”
Lebih lanjut, Sekjen Baranusa menuturkan surat keputusan pengukuhan yang sah kepada Sultan Banten akan disampaikan kepada kepala negara atau Presiden termasuk pemerintah daerah di Provinsi Banten.
Uli Sigar Rusady, dari Kerajaan Sumedang Larang turut membacakan surat keputusan dan deklarasi dalam pembentukan Majelis Cendekiawan Keraton Nusantara masa bakti 2018-2023 di hadapan masyarakat Banten dibawah kepemimpinan Sultan Bambang Wisanggeni.
“Saya mewakili presidium dari Jawa Barat dan seluruh saudara saya dari MCKN Jawa Barat,” jelas Uli Sigar Rusady di Anjungan Banten.
Sultan Banten ke XVIII Rtb. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja dalam sambutannya mengatakan “Insya Allah saya akan senantiasa melestarikan kearifan lokal adab adat budaya untuk menjadikan Banten berakhlakul karimah, Banten berbudaya dan Banten Sejahtera. Perjuangan akan terus kami lakukan meski saat ini banyak pihak yang menolak, kami berharap semua pihak memiliki jiwa besar demi cita cita luhur yang diamanatkan para leluhur".
Berikut isi Watikah yang dibacakan :
BISMILLAHIR ROKHMANIR ROKHIIM,
SETELAH MEMPERHATIKAN DENGAN CARA SEKSAMA SIDANG AGUNG
FORUM REMBUK KESULTANAN BANTEN
SECARA MUSYAWARAH MUFAKAT
MAKA DENGAN INI KAMI DAPAT MENERIMA PENGUKUHAN,
RTB. HENDRA BAMBANG WISANGGENI SOERJAATMADJA, MBA
SEBAGAI :
SULTAN BANTEN XVIII
BERGELAR SULTAN SYARIEF MUHAMMAD ASH-SHAFIUDDIN
SELANJUTNYA KAMI UMUMKAN KEPADA :
SEGENAP RAJA, SULTAN, DATU, PENGLINGSIR, TOKOH ADAT DAN PEMANGKU ADAT SELURUH NUSANTARA
, UNTUK DAPAT MENYAMBUNG SILATURAHMI DEMI UNTUK MEMAJUKAN ADAT, ADAB, DAN BUDAYA DALAM PERSATUAN DAN KESATUAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
BANTEN, 10 SEPTEMBER 2018
SRI SULTAN H Ir. ISKANDAR MAHMUD BADARUDIN
KETUA UMUM YARASUTRA
Sultan Banten Berdaulat
1 1552 - 1570 Maulana Hasanuddin
2 1570 - 1585 Maulana Yusuf Pangeran Pasareyan
3 1585 - 1596 Maulana Muhammad
4 1596 - 1647 Sultan Abdul Mafakhir Mahmud Abdulqadir
5 1647 - 1651 Sultan Abu al-Ma'ali Ahmad
6 1651 - 1683 Sultan Ageng Tirtayasa
7 1683 - 1687 Sultan Abu Nashar Abdulqahar
8 1687 - 1690 Sultan Abu al-Fadhl Muhammad Yahya
9 1690 - 1733 Sultan Abu al-Mahasin Muhammad Zainulabidin
10 1733 - 1750 Sultan Muhammad Syifa Zainularifin
---- 1750 - 1752 Sultan Syarifuddin Ratu Wakil3
11 1752 - 1753 Sultan Muhammad Wasi Zainulalimin
12 1753 - 1773 Sultan Muhammad Arif Zainulasyiqin
13 1773 - 1799 Sultan Aliyuddin I
14 1799 - 1801 Sultan Muhammad Muhyiddin Zainussalihin
15 1801 - 1802 Sultan Muhammad Ishaq Zainulmuttaqin
---- 1802 - 1803 Caretaker Sultan Wakil Pangeran Natawijaya
16 1803 - 1808 Sultan Aliyuddin II
---- 1808 - 1809 Caretaker Sultan Wakil Pangeran Suramenggala
17 1809 - 1813 Sultan Maulana Muhammad Shafiuddin Muhammad
---- 1813 - 1820 Sultan Bupati Muhammad Rafiuddin / Joyo Miharjo menikah dengan bibi dari Sultan Maulana Shafiuddin (diangkat oleh Belanda)
Selanjutnya Caretaker/Sultan Wakil/Ratu wakil atau Pjs/Plt, tetap tertulis dalam sejarah namun tidak diberikan nomor urut, seperti halnya Syafrudin Prawiranegara dalam urutan presiden RI. ( MBP-News/Ris)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya
Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...
-
DEMAK MBP-News , Demak AKBP Maesa Soegriwa, S.I.K bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara penurunan bendera Merah Putih dalam r...
-
PASAMAN MBP-NEWS, Siaran Pers, Forum Anak Nagari Panti Selatan akan terus melanjutkan ke tahap selanjutnya Terkait Dugaan Nepotisme, u...
-
BOGOR MBP-News , Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas ke 63, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menggelar kegiatan Ba...






Tidak ada komentar:
Posting Komentar