Selasa, 09 Oktober 2018
JAMKES KADER POSYANDU DAN AMBULANS DESA
SERANG , Mulai tahun 2017,Tatu-Pandji menjamin kesehatan 5.304 kader posyandu dengan anggaran sekira Rp3 miliar untuk membayar premi JKN kader kepada Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan setiap tahun. Kader posyandu adalah mereka yang terdepan mengajak masyarakat berpola hidup sehat dan membantu Pemkab Serang di bidang kesehatan, karena itu harus dijamin kesehatannya
Kemudian jaminan persalinan (jampersal) dan rumah tunggu kelahiran (RTK). Tahun 2017, RTK ada 16 Kecamatan dan 1 di dekat Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSUDDP). Kemudian Pemkab Serang menambah tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga perawat di seluruh puskesmas, agar pelayanan maksimal. Fasilitas kesehatan sudah ada 31 puskesmas terdiri atas 16 puskesmas perawatan dan 15 puskemas non perawatan tersebar di 29 kecamatan serta satu RSUD dengan predikat akreditasi paripurna.
Pemkab Serang terus menyajikan program-program yang pro rakyat. Diantaranya adalah bantuan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk 27.244 jiwa dan 77 unit Kendaraan Operasional Motor Bagi Pendamping dan Operator PKH Kabupaten Serang. Bantuan ini diberikan sebagai wujud nyata Pemkab Serang dalam menjamin warganya mendapatkan akses dan jaminan saat mendapatkan pelayanan kesehatan
Kemudian tahun 2019, Tatu akan memberikan ambulans untuk seluruh desa di Kabupaten Serang. Dengan syarat, kepala desa mengajukan proposal bantuan dan membuat komitmen mampu menyediakan biaya operasional ambulans. Ke depan, tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan
Program-program tersebut berbuah prestasi. Berdasarkan data BPS, angka harapan hidup warga Kabupaten Serang pada tahun 2016 sebesar 63,81 tahun, meningkat pada tahun 2017 sebesar 64,02 tahun. “Peningkatan sebesar 0,21 dan angka terbesar kedua di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.
Mulai tahun depan, kami akan memberikan bantuan kendaraan ambulans untuk pemerintahan desa. “Nanti tidak ada lagi alasan warga sulit mengakses pelayanan kesehatan,” ujar Bupati Ratu Tatu Chasanah.(MBP-Ris)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya
Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...
-
DEMAK MBP-News , Demak AKBP Maesa Soegriwa, S.I.K bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara penurunan bendera Merah Putih dalam r...
-
PASAMAN MBP-NEWS, Siaran Pers, Forum Anak Nagari Panti Selatan akan terus melanjutkan ke tahap selanjutnya Terkait Dugaan Nepotisme, u...
-
BOGOR MBP-News , Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas ke 63, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menggelar kegiatan Ba...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar