Kamis, 20 Desember 2018
Pembangunan Jalan Desa Gunungsari Kebumen Diduga Ada Kecurangan
KEBUMEN , Perjalanan Tim Investigasi MBP News di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah telah menemukan kejanggalan pengerjaan pembangunan jalan di desa Gunungsari Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen yang melihat secara phisik terdapat kerusakan dan pengerjaan jalan dari desa satu dengan desa lainnya terputus putus atau tidak menyambung.
Khususnya pembangunan jalan di desa Gunungsari sepertinya terkesan dikerjakan asal asalan yang ditemui jalan tersebut dalam kondisi retak retak, hancur dan rusak parah.
Menurut keterangan warga setempat, terjadinya kerusakan jalan selang tiga bulan dibangun jalan sudah mulai retak retak. Dan lebih lanjut diceritakan dalam proses pembangunannya melihat ada beberapa wiremesh diambil oleh pengerja saat molen menuangkan cor kebadan jalan. Perkiraan warga, ram raman besi (wiremesh) itu dianggapnya mall hingga tidak curiga bahwa tindakan tersebut merupakan kecurangan dalam pengerjaan proyek pembangunan jalan.
Hingga kini warga desa Gunungsari yang ditemui MBP News masih menunggu nunggu adanya perbaikan jalan desa yang rusak ini yang dikhawatirkan akan semakin parah di musim musim penghujan (Desember/Januari).
Berdasarkan keluhan warga desa ini, Tim Investigasi MBP News mendatangi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kebumen yang diperoleh jawaban terkait proyek pembangunan jalan desa di wilayah kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.
Lebih lanjut disampaikan Hanna, khususnya untuk proyek peningkatan jalan Pagebangan - Sumogede merupakan proyek sosial bertujuan untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa miskin yang dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran yang bersumber dari APBD.
Diperoleh keterangan penerima tamu mengatakan hari ini (20/12/2018), kepala dinas PU sedang rapat dengan DPRD. Dan melalui Kabid Bina Marga Hanna diperoleh keterangan bahwa proyek pembangunan jalan desa 2018 khususnya wilayah kecamatan Karanggayam merupakan pengembangan tahun 2017 senilai Rp 6,3 milyar lebih dikerjakan oleh PT. Nata Rucita Suba dalam waktu 6 bulan (9/6/2018 - 5/12/2018). Sedang TA. 2017 sebagai pemenang lelang adalah PT. Surya Buana Indah.
Dan kondisi tanah diwilayah itu, lanjut Hanna, ada beberapa kendala disebabkan struktur tanah rawan longsor, adanya proses ganti rugi kepada warga yang terkena proyek dan ijin dari pihak Perhutani.
Hal inilah yang mengakibatkan tersendat sendatnya pembangunan jalan desa yang menghubungkan wilayah kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Banjarnegara lewat Kecamatan Karanggayam.(MBP-Biro Kebumen & Tim)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya
Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...
-
DEMAK MBP-News , Demak AKBP Maesa Soegriwa, S.I.K bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara penurunan bendera Merah Putih dalam r...
-
PASAMAN MBP-NEWS, Siaran Pers, Forum Anak Nagari Panti Selatan akan terus melanjutkan ke tahap selanjutnya Terkait Dugaan Nepotisme, u...
-
BOGOR MBP-News , Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas ke 63, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menggelar kegiatan Ba...





Tidak ada komentar:
Posting Komentar