Minggu, 16 Juni 2019

Jaksa Agung H.M Prasetyo Pimpin Hut PJI Ke-26 dan Resmikan Patung Dewi Keadilan



Jakarta  MBP-News.Com - Jaksa Agung M Prasetyo meminta jajaran jaksa di bawah pimpinannya benar-benar mengutamakan integritas dalam menjalankan tugasnya. Prasetyo turut menyinggung soal pelbagai isu yang muncul selepas Pemilu 2019 yang turut membutuhkan peran jaksa untuk menanganinya sebagai aparat penegak hukum.


Hal itu disampaikan Prasetyo saat memberikan amanat dalam upacara HUT ke-26 Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) di Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung (Badiklat Kejagung). Awalnya Prasetyo menyinggung tentang isu-isu pasca-pelaksanaan pemilu.


"Bahwa dalam setiap pelaksanaan kontestasi pemilihan, baik pemilihan kepala daerah, presiden dan wakil presiden maupun pemilihan anggota legislatif, kian tampak seringkali diterapkannya praktik politik identitas, membawa dan mengedepankan isu SARA yang hanya sekadar mengejar kepentingan jangka pendek untuk meraih kekuasaan dan kedudukan meski di sisi lain disadarinya telah mengundang bahaya yang berpotensi mengancam keutuhan negara dan bangsa," kata Prasetyo dalam amanat upacara yang digelar pukul 09.15 WIB di Gedung Badiklat Kejagung, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

"Belum lagi dengan adanya sementara kelompok yang memiliki paham radikalisme, yang berusaha keras memaksakan kehendaknya mengubah ideologi dan tata cara bernegara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila," imbuhnya.

Untuk itu dia berharap jajarannya berintegritas sebagai jaksa. Dia juga berharap agar para jaksa bersiap dalam menghadapi kasus-kasus lain.

"Sejalan dengan itu, maka keberadaan PJI diharapkan mampu mendorong meningkatkan kapasitas para jaksa anggotanya agar menjadi penegak hukum yang di dalam mengemban tugas dan kewenangannya selalu mengutamakan integritas, kompetensi dan kapabilitas," ucapnya.

"Saya meletakkan harapan besar kepada segenap anggota PJI, agar dalam mengemban tugas, fungsi dan kapasitasnya masing masing selalu dapat menampilkan dan membuktikan diri sebagai Insan Adhyaksa yang baik, teruji, terpuji, dan mumpuni, yang mampu membuat Lembaga Kejaksaan RI menjadi sebuah institusi penegak hukum yang berwibawa, dihargai, diperhitungkan, dihormati dan dicintai," imbuhnya.

Setelahnya Prasetyo meresmikan patung dewi keadilan sebagai simbol penegakan hukum. Dalam peresmian itu Prasetyo ditemani pula oleh Wakil Jaksa Agung Arminsyah serta Kaban Diklat Setia Untung Arimuladi. 

Acara di lanjutkan pemotongan tumpeng oleh jaksa agung di aula kaban diklat. (MBP/RR) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...