Rabu, 17 Juli 2019

,BUPATI ACEH SINGKIL BERANG, ASN MERADANG



MBP-News Aceh Singkil,  BupatiAceh Singkil,DULMUSRID,memarahi Anak buahnya saat apel gabungan dilapangan Alun-Alun Kantor Bupati di Singkil,17/7. Adapun kemarahan kata-kata yang pedas dari Bupati itu persoalan tentang kurang Disiplinnya Para ASN (Aparatur Sipil Negara)di Kabupaten Aceh Singkil melaksanakan tugas dan Tanggung jawabnya sebagai Abdi Negara dan abdi Masyarakat.
.

Bupati,DULMUSRID Membeberkan ketidak patutan anak buahnya,bahwa akhir-akhir ini para ASN yang notabene digaji dan difasilitasi oleh Negara itu melalaikan tugasnya. Mulai dari Kepala Dinas hingga Staff,acap kali bersantai layaknya bukan sebagai seorang ASN. Ada yang tidak masuk kantor, ada yang berinteraksi di warung kopi diwaktu jam dinas,ada yang berkebun dan ada juga yang menjaga Toko,padahal semestinya wajib masuk kantor dalam lima hari kerja.


Walaupun tidak menyeluruh,namun secara mayoritas disiplin ASN di Kabupaten Aceh Singkil sangat rendah. Bupati tidak gegabah dalam menyikapi perihal tersebut,sebab Fakta itu didapat dari Intel-intel nya yang ditugaskan memantau anak buahnya para ASN-Red,hingga ke kecamatan. Pada apel gabungan yang diadakan setiap bulan itu, terlihat Dulmusrid sangat kecewa,sehingga mendaratkan kata-kata, "kalau anda para ASN tidak lagi mau bekerja sesuai aturan,silakan buat pengunduran diri. Kepala Dinas kalau tidak disiplin, silakan mengundurkan diri saja",tegas Dulmusrid. 

Ditempat terpisah, Ketua LSM FAPPAR-RI DPD Kabupaten Aceh Singkil,Hitler Tumangger, saat MBP News meminta tanggapannya seputar kedisiplinan ASN itu, mengatakan bahwa apa yang disampaikan  Bupati Dulmusrid itu adalah benar. 
"Wajar Pak Bupati memarahi ASN yang tidak disiplin itu. Karena memang itulah faktanya. TUPOKSI sebagai ASN sudah lari dari jalur, itu sudah jelas menabrak Undabg-Undang ASN", Ujar Hitler. 

Hitler juga menambahkan, ketidak kedisiplinan itu 
Ber Tolok Ukur terhadap daerah ini karena para ASN tidak berkwalitas. Kalau tidak berkwalitas tentu tidak dapat melayani masyarakat, sehingga mayarakat tidak terbina sesuai keperluan potensi daerah ini. Sangat jelas Program Pemda Aceh Singkil tidak jalan, Sehingga apa yang digaungkan untuk Perubahan Aceh Singkil itu adalah isapan jempol belaka. 

Ditambahkannya lagi, Keadaan Pembangunan yang lamban dan Kemerosotan Ekonomi di Aceh Singkil saat ini, memang tidak sepenuhnya dampak dari ketidak disipilnan Para ASN saja. DPRK juga bobrok,dan tidak punya ide. Kemudian Masyarakat juga tidak kreatif karena minim pembinaan dan bimbingan, sehingga daerah ini tidak maju alias jalan ditempat. Masih ada kesempatan untuk memajukan daerah ini, asalkan Pemda dan seluruh komponen masyarakat mau bersatu menciptakan ide pembangunan dan merealisasikannya,tutup Hitler. (MBP News-Tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...