Rabu, 10 Juli 2019
BURUH PT KIAT ANANDA GROUP DILARANG MASUK KERJA
MBP-N_kota Bekasi, Rabu 10 Juli 2019. Puluhan buruh di duga karyawan PT. KIAT ANANDA GRUOP terlantar di luar pagar, mereka gak bisa masuk kerja lantaran ,pihak manajemen perusahaan PT KIAT ANANDA GROUP, melarang masuk kerja dengan alasan adanya putus kontrak perusahaan vendor yang membawahi puluhan buruh PT KIAT ANANDA GROUP tersebut.rabu 10/7/2019.
Sejak pagi sebanyak kurang lebih 80 buruh memaksa masuk ke gudang perusahaan tempat mereka biasa bekerja yang berlokasi di Pangkalan 5, kelurahan Ciketing,kec Bantargebang, Kota Bekasi Jawa barat.
Sudah hampir satu Minggu karyawan tersebut berdemo, yang belum ada titik temu.sampai berita ini di tayangkan.
Tuntutan para buruh yang diwakili Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPSI, Kesit (40) kepada awak media Bhayangkara perdana news saat di wawancarai, (Rabu 10/7/2019) mengaku kecewa karena pihak manajemen perusahaan tidak koperatif untuk menyelesaikan masalah.
" Sudah dua kali Bipartit sejak awal bulan ini kami gagal bertemu dengan manajemen. Mereka tidak mau menemui buruh,"ucap Kesit.
Menurut Kesit, para buruh jelas kecewa karena mereka rata - rata sudah bekerja cukup lama antara 5 sampai 7 tahun. Namun pihak manajemen tidak memberikan kejelasan bagaimana nasib mereka, apakah nanti jika ada vendor baru, puluhan buruh tersebut diterima kembali bekerja atau tidak.
" Kami juga menuntut jika nanti bekerja lagi, status kami jangan disamakan dengan karyawan yang baru bekerja," tegasnya.
Sementara dalam kesempatan yang sama Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Siswo yang hadir sebagai mediator antara pihak buruh dan manajemen perusahaan Siswo menjelaskan kepada para awak media, pihaknya akan mengupayakan penyelesaian secara tripartit antara buruh, manajemen dan dinas tenaga kerja Pemkot Bekasi dalam waktu dekat.
" Dari manajemen belum ada pernyataan PHK, para buruh tersebut belum bisa bekerja karena kontrak kerjasama antara PT.KIAT ANANDA GROUP dengan pihak vendornya sudah putus. Jadi nanti jika sudah ada penggantinya, para buruh itu akan tetap dipekerjakan kembali," kata Siswo.
Terlihat oleh media dalam Susana yang penuh terik matahari, Siswo menyempatkan diri untuk membelikan Aqua botol dan membagikan ke para pendemo agar suasana tidak tegang dan mengarahkan pendemo supaya tetap tertib dan kondusif.
Mengenai tuntutan buruh jika mereka nanti bekerja kembali untuk tidak disamakan sebagai karyawan baru, mengaku nanti hal itu akan dibahas oleh mereka secara tripartit dan diproses secara aturan ketenagakerjaan.masih kata Siswo.
Sementara awak media yang ingin menemui manajemen perusahaan untuk meminta konfirmasinya terkait aksi demo tersebut, awak media tidak diperbolehkan masuk oleh security perusahaan yang menjaga aksi demo sejak pagi.(MBP-N/BBR/AINSYAM)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya
Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...
-
DEMAK MBP-News , Demak AKBP Maesa Soegriwa, S.I.K bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara penurunan bendera Merah Putih dalam r...
-
PASAMAN MBP-NEWS, Siaran Pers, Forum Anak Nagari Panti Selatan akan terus melanjutkan ke tahap selanjutnya Terkait Dugaan Nepotisme, u...
-
Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar