Selasa, 02 Juli 2019

LSM TOPAN-RI ingatkan, Pemerintahan Nagari Di Pasaman Agar laksanakan Rembuk Jorong


MBP-News Pasaman, Agar tercapainya pembangunan yang bermafaat untuk kepentingan masyarakat  LSM TOPAN-RI ingatkan agar Pemerintahan Nagari Di Pasaman supaya laksanakan Rembuk Jorong, Selasa,  2 Juli 2019.

Anggaran Pemerintahan Nagari bersumber dari APBD,APBN yaitu Anggaran Dana Desa(ADD) dan Anggaran Dana Nagari (ADN)  bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dimasyarakat, untuk terwujutnya hal tersebut pemerintahan nagari harus mempertimbangkan
azas manfaat dan menimalisir terjadinya persoaalan-persoalan didalam melaksanakan pembangunan di Pemerintahan Nagari.

Agar tercapainya  pembangunan yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,  pemerintahan
nagari  harus melaksanakan musyawarah jorong  disetiap kejorongan pada pemerintahan nagari  yang ada dipasaman

Pada Rembuk jorong wali nagari harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat seperti tokoh-tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh pemuda,masyarakat dan yang paling utama sekali adalah masyarakat yang berdomisili ataupun pemanfaat di titik pembangunan yang akan dilaksanakan.

Musyawarah Jorong ini  bertujuan untuk  menetapkan titik pembangunan, menyelesaikan  persoalan-persoalan  dan mengkaji azas manfaat  untuk masyarakat dari  pembangunan yang akan dilaksanakan

investigasi LSM TOPAN-RI, berdasarkan investigasi LSM TOPAN-RI Ada ditemui kegiatan pembangunan pemerintahan dinagari yang tidak tepat sasaran,kurang volume pekerjaan, kurang kualitas mutu dan tidak mengkaji Azas bermanfaat bagi masyarakat

Seperti disalah satu nagari, pembangunan jembatan gantung menelan biaya ratusn juta rupiah akan tetapi hanya dinikmati satu rumah tangga saja, jelas tidak bermanfaat untuk masyrakat banyak,  ada lagi pembangunan PAUD tanah lokasi bangunan PAUD tersebut belum memiliki alas HAK  hal ini akan beresiko tinggi dan dapat merugikan keuangan negara, sering terjadi tanah yang telah dihibahkan oleh pemiliknya karena belum lepas alas HAK tanah tersebut dimintak kembali oleh warisnya, hal ini terjadi akibat tidak dilaksanakan rembuk jorong dikejorongan

LSM-TOPAN-RI  menghimbau, kepada seluruh Pemerintahan Nagari yang ada dipasaman didalam melaksankan pembangun agar,  menjaga kualitas mutu, Cukup volume, sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB)  dan mengkaji Azas manfaat pembangunan untuk kepentingan masyarakat. (MBP-News/ Amri Masta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...