Bhayangkara Perdana News Demak, 09 januari 2020 kabupaten demak dilanda banjir yang sudah cukup merata.
Dari data BPBD kecamatan kecamatan yang ada dikabupaten Demak sudah terdata terdampak yang paling parah adalah kecamatan guntur tepatnya didesa trimulyo kecamatan guntur, karena jebolnya tanggul desa trimulyo merambah sampai kecamatan wonosalam.
Desa trimulyo guntur demak terdampak paling parah,warga sempat diungsikan,sentral pertanian rusak parah,tanaman padi dan bawang merah hancur semua dan bawang merah yang sudah dipanen semuanya terendam banjir.
Air yang menggenangi perkampungan warga sekitar 50cm-1meter,dan juga ada yang setinggi atab.
Bantuan dari pemerintah sangat dibutuhkan sekali, makanan dan obat obatan sangat ditunggu dan dibutuhkan warga, pemerintah kabupaten Demak harus tanggap bencana,dan sesegera mungkin bantuan untuk diberikan kekorban bencana banjir, bantuan berdatangan dari kalangan masyarakat, sukarelawan pun juga bahu membahu membantu korban banjir, mereka bersuka cita menolong dan mengevakuasi korban banjir didesa trimulyo.
Tidak halnya desa desa lain yang juga masih siaga 1 yang ada dikabupaten Demak, BPBD, Polsek, Polres, Kodim dan koramil setempat, team sukarela juga besiaga, kapolres Demak dan Dandim 017 demak juga sampai turun kelokasi banjir untuk membantu korban dan melihat secara langsung keadaan dan lokasi jebolnya tanggul dan desa terdampak banjir.
Prakiraan cuaca pada tahun ini memang sangat ekstrim,curah hujan sangat tinggi, team BPBD, kepolisian, TNI menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati hati dan bersiaga ,terutama yang rumahnya dekat tanggul sungai agar terhindar dari bencana yang membahayakan bagi nyawa mereka.
Dan pemerintah kabupaten Demak serta jajarannya dan juga TNI polri berjanji akan segera tanggap bencana dan membantu korban korban yang terdampak bencana.
Harapan seluruh masyarakat terutama yang terdampak bencana meminta dan mengharap agar bantuan pemerintah tidak terlambat dan tepat pada sasarannya, warga meminta secepat mungkin tanggap darurat bencana agar bisa mengurangi korban jiwa.(MBP-Demak, Dwi.s)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar