Bhayangkara Perdana News Grobogan, Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kabupaten grobogan mulai pukul 13:00 wib - pukul 18 00 sudah surut, 08 januari 2020 ,apalagi ditambah kiriman air dari arah selatan hutan boyolali, dan rowopening, akibat terjadi banjir dibeberapa daerah, terutama desa desa yang dilalui sungai tuntang, hingga akses jalan salatiga gubug lumpuh total, sehingga kendaraan diarahkan jalur Kapong Tegowanu.
Ketika ditemui tim Bhayangkara Perdana News Bupati Grobogan Sri Sumarni, SH, lansung turun ke lokasi dan memimpin evakuasi korban banjir,dengan mengerahkan tim sar, BPBD kabupaten Grobogan, yg dipimpin kalak BPBD Endang Sulistyoningsih,juga kab Demak dan Basarnas kab jepara,
Tim Basarnas juga bersama masyarakat dengan sigab dan tak kenal lelah mengevakuasi korban banjir terutama daerah yang sangat rawan yaitu Desa Ngroto dan Trisari sehingga tak ada korban jiwa,
Daerah yang terkena banjir adalah 1(satu) kecamatan porwodadi yaitu; simpanglima utara, jetis, alun alun Purwodadi 20-40cm, di Kecamatan Penawangan yaitu; Desa bBlogarang air menggenangi 60 rumah, Desa tTnggu180 rumah, Watupawon 38 rumah, Jipang 60 rumah, Desa Kramat 384 rumah, di Kecamatan Karangrayung yaitu; Desa Mojoagung 25 rumah,Terdapat 1 korban meninggal hj siti haryanti, karena terpeleset di dalam rumah, Desa Sumberejo 750 rumah,1 rumah roboh,
di Kecamatan Kedungjati yaitu; Desa Kalimaro dusun nglukas 70 rumah tergenang 50-100cm,Desa Kedungjati ratusan rumah terutama Kalikan dan Blandongan 50-100 cmketinggian air, Desa Wates dan Tamban juga Desa Klitian ratusan rumah ketinggian air mencapai 1 (satu) meter, begitu juga Desa Jumo dan Dawung, Kecamatan Tangguharjoyaitu; Desa Ngambakrejo dusun Ngrawing, Ngetok ada 50 rumah yang tergenang 11 rumah Desa Sugihmanik kedalaman sampai 70 cm,
Kecamatan Gubug, yaitu; Desa Ngroto ada 4 titik tanggul yang jebol,6 rumah ambruk yaitu milik, Komarudin , Payitno, Sogo, Trisno, Sutini, masrokan dan 30 rumah yang rusak,Desa Glapan, Ada 3 tanggul yang jebol, ada 14 rumah rusak, 2 rumah roboh milik Sulimah nyomo dan mbh Warto,Desa Trisari, ada dua rumah yang roboh yaitu ibu kosni dan mbh Harti,dan puluhan rumah rusak ringan, kedalaman air mencapai 1 meter.
Dalam musibah tersebut Pemerintah Kabupaten Grobogan yang di pimpin Bupati sampai saat ini juga sedang menangani dan menerjunkan petugas dari berbagai pihak untuk membantu evakuasi korban banjir. (MBP- H. Muhtarom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar