Bhayangkara Perdana News Grobogan,11 Desember 2020. Banjir yang merendam ratusan rumah dan merobohkan rumah warga di 5 kecamatan kabupaten Grobogan Jawa tengah di Rabu tanggal 08 Des 2020 kemarin membuat duka yang sangat mendalam, sehingga tersendatnya perekonomian masyarakat di wilayah yang terendam banjir khususnya bagi para petani yang sebagian besar tanaman yg terkena dari dampak banjir tersebut.
Pemerintah provinsi Jawa tengah oleh Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Grobogan Sri Sumarni di dampingi kepala BPBD kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih langsung terjun ke lapangan meninjau lokasi yang terendam banjir juga melihat keadaan tanggul sungai Tuntang yang jebol dan pemerintah provinsi menganggarkan 80 Milyar untuk perbaikan pasca banjir.
Bantuan pasca banjir kini sudah mulai berdatangan seperti dari Gereja Katolik yang di Semarang melalui Santo Petrus gubug memberikan bantuan sembako berupa Beras sebanyak 1,2 ton kemarin malam datang yang di kawal oleh Danang, SH Anggota RAPI Semarang yang di bantu Satgas RAPI Grobogan dan di serahkan dan di berikan kepada korban banjir. untuk relawan satgas RAPI , BPBD, Polri dan TNI selalu siap di tiap-tiap kecamatan Membuka dapur umum untuk memberikan bantuan makanan untuk korban banjir dan relawan.
Dengan kejadian banjir yang sedang melanda di berbagai wilayah di Indonesia di himbauan kepada warga masyarakat untuk selalu waspada, apalagi menurut BMKG (badan meteorologi klimatologi dan Geofisika) pusat memprediksi kan curah hujan tinggi dan intensitas hujan lebat sampai pada puncaknya pada bulan Februari 2020.(Rajiman Media Bhayangkara Perdana News Grobogan).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar