Bhayangkara Perdana News Grobogan, 09 Maret 2020. Nasib naas yg di alami oleh lima santriwati & pengasuh pondok pesantren Al lattifiyyah Dusun Sobotuwo Desa Kronggen Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan propinsi Jawa tengah tewas tenggelam di kubangan bekas Galian C yg berjarak 100 meter dari utara proyek Sekolahan, Ketika itu sekitar 60 orang Santriwati kelas VII dan kelas XII pondok pesantren putri Al lattifiyyah melakukan kegiatan kerja bakti pada pukul 08.00 wib hari Senin tanggal 09 Maret 2020 , Mereka memindahkan kayu bakar di bangunan milik pondok pesantren putri Al lattifiyyah sebelah selatan tambang Galian C , Kemudian sekitar 09.30 wib selesai kerja bakti karena tangan kotor dan bergegas 7 orang santriwati untuk membersihkan tangan di kubangan Galian C yg berjarak 100 meter utara dari pondok tersebut.
Di situ juga bersamaan dengan pengasuh pondok KH wahyudi (61) sedang merendam kayu usuk,Melihat santriwati terpeleset ke kubangan saat pada saling menolong tersebut dan tenggelam, KH wahyudi ingin menolong juga akhirnya tenggelam bersama 5 santriwati yaitu Shofa Lu'lu'ul maknun (17) ,Susi susanti (18), Nazila (13),Lina (17),Istiroqin(13) , dan dua yg selamat yaitu Lala Alfi dan Hanifah dan oleh warga kemudian di evakuasi juga kejadian itu di laporkan ke kepolisian Sektor Brati langsung di bawa ke Puskesmas Brati untuk di lakukan pemeriksaan oleh Tim Inafis polres Grobogan Oleh Kabag ops Kompol Sutomo kepada awak media hanya membenarkan kejadian tersebut,
Kepala Desa Kronggen Hardiyono mengatakan bahwa Galian C yang berjarak 100 meter dari pondok pesantren putri Al lattifiyyah dengan luas 7000 meter persegi dengan kedalaman 2,5 meter yg pada musim penghujan di tinggalkan oleh pemiliknya dan pada musim kemarau di kerjakan lagi dgn alat berat Excavator untuk penggaliannya,sehingga saat ini ada genangan air yang cukup dalam.
Selang beberapa waktu setelah korban di bawa ke puskesmas Bupati Grobogan H Sri Sumarni SH,MM mendengar kejadian tersebut mendatangi di puskesmas Brati dan mengucapkan ikut berduka cita dan semoga keluarga tabah dan diberi kesabaran.Kemudian semua korban di bawa pulang oleh keluarganya masing masing untuk di makamkan .( MBP-MUHTAROM).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar