Sabtu, 09 Mei 2020

OKNUM GURU CABULI MAHASISWI HINGGA HAMIL


Bhayangkara Perdana News, Oknum Guru di sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bringin, Kabupaten Semarang diduga telah mencabuli mahasiswi kampus ternama di Salatiga,Guru( PNS) berinisial RYW warga perum.cinde laras Rt 03 Rw 08, kelurahan Karangtengah, Kecamatan tuntang, Kabupaten Semarang, sekarang berdomisili di perumahan Candirejo Indah,Tuntang,telah menjalin hubungan dengan S warga Salatiga, RYW yang biasa disapa Yuda  menjanjikan akan menikahi gadis tersebut padahal RYW sudah berkeluarga, dalam mereka berhubungan kasih, keduanya sepakat menikah, RYW sendiri adalah seorang Pegawai Negeri Sipil di SMAN 1 Bringin, mengajar bidang studi bahasa jepang, perbuatan RYD sendiri bukan yang pertama kali di lakukan dengan mahasiswi, pada tahun lalu perbuatan tidak senonoh juga dilakukan RYW dengan Mahasiswi Kampus UKSW Salatiga falultas STIBA dan mahasiswi tersebut hamil hingga anaknya lahir, korban lalu melaporkan kepada pihak berwajib dan Dinas Pendidikan Provinsi di Ungaran, Kabupaten Semarang.


Awak media melakukan konfirmasi kepada Cabang Dinas 1 Pendidikan Provinsi Jawa Tengah,Ibu Hermawati. Beliau menjelaskan bahwa benar ada laporan dari Mahasiswi UKSW Salatiga perihal perbuatan Guru di SMAN 1 BRINGIN, perihal perbuatan asusila yang dilakukan oleh RYW, kemudian pihak Dinas dan Sekolah, melakukan mediasi kepada yang bersangkutan disaksikan dari BKD Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Sekolah SMA 1 Bringin, dan  CabDin 1 Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, telah mengadakan  kesepakatan di keluarkan Surat Keputusan bahwa RYW tunda kenaikan pangkat dan hukuman disiplin selama setahun pada perkara pertama, bahwa RYW dalam setahun ini tidak boleh ada pelanggaran, belum genap setahun menjalani hukuman disiplin dia melakukan pelanggaran asusila lagi dengan menodai kehormatan mahasiswi UKSW.

Pihak keluarga korban berencana melakukan laporan resmi ke Polres Semarang,Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah,BKD,Sekdin Pendidikan,Kepala Sekolah SMAN 1 Bringin,Dinas Pemberdayaan Perempuan,KPAI Jawa Tengah,Guru yang harusnya menjadi teladan bagi murid malah tidak memberikan contoh yang baik, perbuatan tidak terhormat telah mencorong nama Dinas Pendidikan serta SMA 1 Bringin, Pihak keluarga S telah melakukan mediasi dengan RYE dengan poin ketiga, dilihat dia sendiri yaitu sanggup menanggung biaya persalinan, biaya hidup anaknya selam tiga tahun dan memberikan rumah yang layak huni untuk ditempati korban dan anaknya, dari hasil mediasi yang bersangkutan telah mengingari dari mediasi tersebut, merasa korban banyak dijanjikan terus, akhirnya di didampinggi pihak keluarga melaporkan ke pihak berwajib, korban S sendiri telah memerikasakan usia kandungan ke Bidan setempat hasilnya positif,dengan diberikan surat keterangan hamil.

Perbuatan kedua yang dilakukan RYW tidak terpuji dan terhormat disaat suasana pandemi corona dan penerimaan murid baru,Kepala Sekolah SMAN 1 Bringin RR.TRI WIDYASTUTI, SP.d ,setelah di konfirmasi bahwa bawahannya RYW telah di konfirmasi masalah perkara kedua yang di tangani oleh pihak berwajib,dia sudah saya hubungi agar bertemu saya membahas permasalahan yang diadukan oleh korban baru lagi dari kampus yang sama, tidak ada itikad baik bertemu saya sebagai atasannya, padahal untuk kasus yang pertama Bapak Gubernur ( Ganjar Pranowo)juga sudah mengetahui,hingga saat ini guru tersebut sulit di konformasi, mengenai RYW telah berbuat memalukan  di dunia pendidikan,dengan perbuatan yang dilakukan kedua kalinya ini,apakah RYW akan merayakan hari raya di jeruji besi dan harus menghadapi sanksi tegas Dinas Pendidikan,dalam pelanggaran yang pertama ada mediasi baik dan pelanggaran yang kedua dilakukan lebih berat,dan sebagai pendidik menghancurkan masa depan mahasiswi, keluarga korban berharap pelaku mendapatkan hukuman yang berat dan tidak pantas menjadi contoh guru yang baik di masyarakat. (MBP- FX.Agus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...