Bhayangkara Perdana News Grobogan, 09 Mei 2020. Ular Sanca/ piton atau ular besar sangatlah berperan penting dalam siklus mata rantai simbiosis mutualisme, lebih lebih berperan besar dalam mengendalikan hewan hama seperti tikus, babi dan kera.
Bayangkan saja bila hewan babi sekali melahirkan bisa mengeluarkan 11 ekor anak., Nah seperti itulah peran ular sebagai omnivora bisa memakan babi yang sangat mudah sekali perkembang biakannya.
Kepada Tim Media bhayangkara perdana news Grobogan,
Kusnadi Asper Perum perhutani BKPH Tempuran mengatakan bahwa ular besar seperti sanca/piton kembang yang berukuran 6 meter dapat memangsa hewan seperti babi sampai dua ekor babi dalam seminggu. Sedangkan untuk hewan-hewan lain yang berukuran kecil seperti tikus ular piton/sanca ini bisa menelan puluhan ekor tikus.
Selain memakan hewan babi dan kera, ular ini juga mengontrol hewan yang menjadi hama pertanian seperti tikus.
Dengan adanya ular, populasi dan perkembang biakan tikus terkendali dan tentu saja dapat membantu manusia dalam pengembangan di dalam pertanian, peternakan dan perkembangan Tanaman gliirisidea milik perum perhutani yg sedang tumbuh, dengan adanya tikus yg berkembang biak tanaman Glirisidea banyak yang mati karena di serang hama tikus, mudah-mudahan dgn ada pelepasan ular Sanca/piton dapat mengurangi populasi hama tikus."
Jelasnya.
Kusnadi Asper Perum perhutani BKPH Tempuran dalam keterangannya kepada Tim Media bhayangkara perdana news Grobogan mengatakan bahwa " pelaksanakan acara pelepasan ular Sanca/Piton sebanyak 1 ekor yg berat 80 kg dan panjanga 6 meter di kawasan hutan hamparan Glirisidea yang di serang hama tikus di wilayah BKPH Tempuran masa tanam tahun 2019.
Dalam acara kegiatan tersebut yg di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 09 Mei 2020 pukul 09:00 wib di Hutan kawasan BKPH Tempuran saksikan ketua dan Pengurus LMDH Desa, KRPH dan Mandor sewilayah BKPH Tempuran perum perhutani KPH Semarang.
Harapan ke depan nya dalam hal kegiatan pelepasan Ular sanca / piton kembang ini perum perhutani KPH Semarang akan lebih Maju dan berproduktif dari hasil hutannya,dan tanaman Gliresedie menjadi Gebrakan produk andalan bisa mendongkrak hasil hutan yang terbaik untuk KPH semarang.
( MBP-NEWS GROBOGAN FIRMANSYAH)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar