BHAYANGKARA PERDANA NEWS - GROBOGAN, Disela-sela kunjungannya pada kegiatan TMMD Kodim 0717/Purwodadi di Desa Tambakselo Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan Jawa Tengah , Danrem 073/Makutarama Salatiga Kolonel Inf Ari Yuliyanto menyempatkan diri untuk melihat bendungan irigasi peninggalan pemerintah Kolonial Belanda.
Bendungan yang masih kuat ,kokoh dan megah cukup mengagumkan bahkan masih nampak adanya aliran air ketika kemarau saat ini.
Bendungan yang diberi nama Kalubug informasi nya dibangun pada tahun 1849. Yang pada waktu itu dalam sejarah Pemerintah Belanda sudah mengajarkan pertanian dengan cara irigasi.
Hal tersebut dibenarkan oleh Camat Wirosari Drs.Kurnia Saniadi,M.Si ketika mengantar Tim Media bhayangkara perdana news Grobogan kelokasi bendung tersebut, Pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2020 .
Menurut Camat Wirosari Drs Kurnia Saniadi, M.Si sesuai arahan Danrem 073/ Makutarama bendung tersebut kedepan akan dijadikan sebagai cagar budaya disamping fungsi sebagai pengairan masih juga dilestarikan seperti dulu kala.
Dan Kita rencana akan membangun dan menata bagian depan bendungan agar nampak indah." Terang Camat Wirosari Drs Kurnia Saniadi, MSi .
Pihaknya akan tetap bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Grobogan sehingga rencana pelestarian situs bisa terwujud dan sekaligus akan menjadikan destinasi wisata yang rencananya akan dikelola oleh karang taruna Desa setempat.
Ditempat terpisah Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Grobogan Drs Ngadino MM kepada Tim Media bhayangkara perdana news Grobogan menjelaskan bahwa ," untuk tahun ini sebenarnya ada empat titik obyek wisata yang berpotensi menjadi destinasi wisata desa yang akan mendapat bantuan dari pemerintah,
Hanya saja oleh karena adanya pandemi Covid19 pekerjaan yg sudah di rencanakan semua ditunda.
Untuk bendung balibug memang sudah pernah menjadi pertimbangan masuk situs cagar budaya.
Oleh karena itu pihaknya berharap agar Desa Kecamatan Wirosari bisa melengkapi administrasi untuk menjadi desa wisata dan memasukkan kalibug sebagai unggulan obyek wisata Desa. ( MBP NEWS - GROBOGAN BANU ).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar