Selasa, 11 Agustus 2020

POLRES DEMAK BESERTA KODIM 0716/DEMAK RAPAT KOORDINASI TENTANG KARHUTLA DENGAN PERUM PERHUTANI KPH SEMARANG

BHAYANGKARA PERDANA NEWS JATENG ,11 Agustus  2020.  Polres Demak Bersama Kodim 0716 / Demak Dan Perum Perhutani KPH Semarang Melaksanakan Rakor Pengamanan dan Pengendalian Karhutla pada Musim Kemarau Tahun 2020 di Wilayah hukum kabupaten Demak,pada hari  Senin tanggal  (10/08/2020).


Acara yang digelar di Ruang Rupatama Polres Demak ini dihadiri Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama, S.I.K, M.H, Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arh Muhammad Ufiz, S.I.P, M.I.Pol , ADM/ KKPH Semarang Kaerudin, S.Hut, MM, beserta Pabin KPH Semarang Kompol Ina Sujarwati, Para PJU Polres Demak, Kapolsek Mranggen, Kapolsek Karangawen dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama, S.I.K, M.M, menyampaikan bahwa Rakor kali ini untuk menindaklanjuti dari pihak perum Perhutani propinsi dan MoU tentang penanganan Karhutla yang ada di wilayah jawa tengah ini.

Secara umum, lanjut Kapolres, di wilayah hukum Kabupaten Demak memiliki lahan hutan seluas 3500 hektar, Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak menjaga dengan baik agar tidak terjadi bencana alam, kebakaran hutan, banjir maupun tanah longsor sehingga hutan lestari.

Pada  musim kemarau ini, mari kita tingkatkan patroli bersama antara TNI, Polri, perum Perhutani, dan Pemkab, agar hutan di wilayah kabupaten  Demak tetap terjaga dan lestari. Tidak ada timbul bencana kebakaran, banjir dan tanah longsor,” kata Kapolres Demak.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0716/Demak Letkol Arh Muhammad UfiZ, S.I.P, M.I, POL. Bahwa Karhutla adalah bagian dari bencana alam maupun disebabkan dari oknum manusia. Kebakaran hutan dapat dikarakterisasi dalam hal penyebab penyalaan, sifat fisiknya, bahan yang mudah terbakar, dan efek cuaca pada api.

Kebakaran hutan sendiri dapat menyebabkan kerusakan pada harta benda dan kehidupan manusia, meskipun kebakaran hutan yang terjadi secara alami mungkin memiliki efek menguntungkan pada vegetasi asli, hewan, dan ekosistem yang telah berevolusi.

“Saya berharap, mulai dari sekarang kita buat SOP agar hutan di wilayah Kabupaten Demak tidak terjadi bencana kebakaran, banjir maupun tanah Longsor,” harap Dandim Demak.

Ia menambahkan, sinergitas yang sudah dibangun antara TNI, Polri,perum Perhutani, dan Pemkab agar lebih ditingkatkan lagi. Laksanakan koordinasi antar semua yang berkepentingan, agar penanganan masalah Karhutla di musim kemarau dapat dicegah, dan dikendalikan, sehingga hutan di wilayah Kabupaten Demak tetap terjaga dengan baik. 

“Kita disini untuk menyamakan persepsi dari tingkat pusat sampai daerah tentang strategi penanganan Karhutla, meningkatkan sinergitas dalam seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan Karhutla dan mencari solusi yang efektif dalam penanganannya,” tandas Dandim 0716/Demak.

Kaerudin, S.Hut, M.M,  ADM/KKPH Semarang mengapresiasi langkah Dandim/0716 Demak dan Kapolres Demak dalam membantu penanganan masalah Karhutla di wilayah kabupaten Demak. Dirinya berharap dengan MoU bersama, masalah kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah dan diatasi bersama dan “Kami sampaikan terima kasih kepada Pak Dandim/0716 Demak  dan Kapolres Demak yang siap membantu dalam masalah Karhutla,karena di bulan September ini kita rencanakan akan menanam pohon di hutan, agar kondisinya tetap terjaga dan stabil. Mudah-mudahan dengan peran kita semua,tahun ini tidak ada bencana," pungkas ADM/ KKPH  Semarang Kaerudin, S.Hut, M.M,  mengakhiri sambutannya. (Humas/MBP-news BANU).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...