Rabu, 23 Mei 2018

PAGELARAN KIDUNG BUDAYA "KENTRUNG KAUTAMAN" DIKOTA DEMAK


MBP-NEWS DEMAK. Senin 21-5-2018 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dalam rangka Malam perpisahan KKN Posko 18 desa tlogosih menggelar kesenian "Kidung Budaya Kentrung Kautaman", yang diselenggarakan di Lapangan Desa Tlogosih kec kebonagung, kab demak jawa tengah.

Dalam acara tersebut, mahasiswa/i menghadirkan tokoh agama dan budayawan Kyai Budi Haryono, dan Mbah  Moh Syamsuri selaku pemain Seni Kentrung serta tokoh-tokoh Lintas Masyarakat se kec.kebonagung selain penampilan Kidung Budaya Kentrung Kautaman, juga Tari Sufi serta Rebbana Mahabatur Rasul UIN Walisongo Semarang.

Dalam acara tersebut di hadir dari Dindikbud Kabupaten Demak yang diwakili oleh tiga orang Kasi pada bidang pembinaan kebudayaan serta wakik Camat, Danramil, dan Kapolsek Kec. Kebonagung.

Kepala Desa Kebonagung HAJI USTAD dalam sambutannya, atas nama masyarakat tlogosih kebonagung dengan adanya adik-adik UIN WALISONGO Semarang menyampaikan ucapan terima kasih telah turut serta melestarikan jenis budaya yang telah hampir punah. Bahwa Budaya Kentrung Kautaman, karena seni kentrung dalam filosofinya banyak mengandung pesan-pesan agamis juga meningkatkan iman kita pada Allah SWT sang Pencipta.

Baru kali ini dalam kurun waktu 9 tahun, ada KKN yang cukup bagus dan masyarakat setempat memberikan apresiasi yang positif.

Dalam akhir sambutannya berharap UIN walisongo semarang dimasa mendatang sebagai generasi muda harapan bangsa, bisa semakin banyak menggali budaya-budaya lainnya yang hampir pudar. Agar budaya tersebut terlestarikan.(R. Alex)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...