Jumat, 20 Desember 2019

RTLH ANGGARAN TAHUN 2019 DANA DESA & APBD DESA GEBANGAN DI DUGA PENUH KECURANGAN TIDAK SESUAI RAB


Grobogan MBP-News, 21/12/2019, Kepedulian baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten kepada pemerintah desa patut mendapat apresiasi dari kita semua sebagai warga negara, berbagai program bantuan telah sedang dan akan di gulirkan salah satunya adalah RTLH (rumah tidak layak huni). Tahun 2019 hampir semua desa di kabupaten Grobogan Jawa tengah sudah mendapatkan bantuan program RTLH dari pemerintah pusat Dana Desa juga pemerintah provinsi Jawa tengah berupa APBD.


Untuk Desa Gebangan kecamatan Tegowanu kabupaten Grobogan Jawa tengah melalui TPK (Tim pelaksana kegiatan) desa dalam pelaksanaan RTLH anggaran tahun 2019 sudah di laksanakan Rehab rumah tidak layak huni sebanyak 13 rumah,10 rumah dari Dana Desa sebesar Rp 100 juta dan 3 rumah dari APBD provinsi sebesar Rp 30 juta.

Namun selama pelaksanaan pembangunannya oleh ketua TPK Miko yang semua pelaksanaan pembangunan selalu di pantau langsung oleh tokoh masyarakat desa Gebangan H Margono dan kyai Peni mendapatkan temuan yang janggal, tidak sesuai dengan RAB (rencana anggaran biaya) pada Rehab rumah Sumarlan, Pangat,Ratemi, Parno dan Sujono di Rt 02 Rw 03 Rehab rumah yang di Rt 03 Rw 01 Warsono & Kasri semua hampir tidak sesuai dengan RAB (rencana anggaran biaya) di perkirakan tiap rumah menelan biaya antara Rp5 juta sampai 6 juta yang seharusnya 10 juta dipotong PPN dan BOP dan sisanya di kemanakan kata H Margono kepada Tim Media Bhayangkara Perdana News Grobogan.

Menurut keterangan Kyai Peni selaku tokoh Agama Desa Gebangan mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu ketika bertemu dengan Ketua TPK  Miko menjelaskan bahwa sisa anggaran biaya dari RTLH mau di alokasikan di pembangunan jalan Rabat beton makam wilayah selatan desa Gebangan, dan di keliru kan oleh H Margono karena sepengetahuan nya  RTLH di peruntukan buat masyarakat miskin tidak boleh tidak, Juga mengentaskan masyarakat tidak mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin.

Setelah mendapatkan keterangan dari narasumber kemudian Tim Media Bhayangkara Perdana News Grobogan menelusuri kebenarannya dengan mendatangi lokasi dan selama 3 kali di datangi ke kantor Desa maupun rumah kediamannya kepala Desa Sugiartono tidak ada kemudian ketemu dengan Sekdes Gebangan Suratmi  dan mengatakan tidak tahu tentang hal semua.

Oleh Camat Tegowanu  Yunus Suryawan S, STP MSi melalui Pendamping desa M Avis dan  Bandriyah Kasi PMD kecamatan Tegowanu menjelaskan bahwa selama ini tidak tahu karena adanya dugaan kecurangan di dalam pelaksanaan RTLH akan di lakukan pemeriksaan dan pengawasan.

Harapan dari Masyarakat desa Gebangan dan H Margono tokoh masyarakat desa Gebangan dengan temuan dugaan kecurangan oleh pemerintah Desa Gebangan dan TPK untuk di tindak lanjuti dengan di periksa kembali dan oleh dinas dinas terkait kalau mengandung unsur korupsi di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku supaya menjadi perhatian dan efek jera yg lain nya. (Tim Media Bhayangkara Perdana News Grobogan Jawa tengah).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...