Senin, 23 September 2019

Bupati Agus Istiqlal Hadiri Peresmian Masjid Al-Ihsan


PESISIR BARAT MBP-News, Bupati Dr. Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH. di dampingi oleh ketua BKMT Hj. Septi Istiqlal hadiri acara Peresmian Masjid Al-Ihsan sekaligus BKMT di Kec ngmbur  (23/09/19)


Dalam sambutannya Bupati menjelaskan tentang badan kontak majlis taklim (bkmt) merupakan suatu  organisasi independent dimana keanekaragaman warna dipersatukan dalam badan kontak majlis taklim (bkmt) yang merupakan bagian dari lingkungan sosial yang memiliki kedudukan strategis, berperan sebagai wahana pendidikan yang berusaha menanamkan akhlak mulia, meningkatkan ketakwaan, pengetahuan dan kecakapan yang diabadikan dengan upaya mencerdaskan kehidupan dan memajukan kesejahteraan umat dalam rangka mencari keridhaan allah swt," Jelasnya.


Selanjutnya Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat di kabupaten pesisir barat untuk selalu mendorong anak-anak kita selaku generasi penerus bangsa untuk selalu membaca, mempelajari dan mengamalkan al-quran dalam kehidupan sehari-hari. salah satu penyebab merosotnya moral generasi muda pada saat ini, dikarenakan anak-anak dan remaja mulai enggan untuk mengaji dan mengkaji al-quran. sehingga akan membuat akhlak dan perilaku mereka menjadi kurang bagus terhadap orang tua, saudara, teman dan lingkungan tempat tinggal mereka. dengan demikian mari kita tingkatkan kecintaan kita terhadap al-quran dengan mengaktifkan kembali TPA, surah dan mushola sebagai tempat belajar anak-anak kita belajar mengaji. untuk itu, mari kita tingkatkan ukhwah islamiah kita supaya selalu terjaga keimanan dan ketaqwaan kita kepada allah swt, serta harus bekerja dan berupaya dengan sungguh-sungguh lebih optimis dan selalu berfikir positif dalam setiap langkah untuk membangun hari esok menjadi lebih baik. Tegas Bupati


Kemudian Bupati agus Istiqlal di dampingi ketua BKMT Hj.Septi Istiqlal menyerahkan santunan kepada anak yatim, yang ada di Kec. ngambur.

Terlihat hadir dalam Kegiatan tersebut anggota DPRD Pesisir barat, Perwakilan Forkopimda, Para kepala OPD, Camat, dan Peratin Sekecamatan ngmbur. (Humas KPB/MBP-rim)

I WAYAN SARMANYASA, DESA KEDISAN MENUJU PEMBANGUNAN YANG SEHAT DAN DESA WISATA


BALI MBP-News, Program kerja merupakan acuan bagi suatu organisasi (Desa) dalam menjabarkan ide/gagasan seorang pimpinan (Perbekel)  terhadap arah dan kebijakan pembangunan di desa, mengidentifikasi masalah-masalah yang timbul dimasyarakat, mengakomodir kepentingan masyarakat, melakukan penggalian potensi yang ada, mencari penyelesaian melalui Musdus,musdes kemudian Musrenbangdes dan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) atau revisi RPJMDes.

Dalam melaksanakan tugasnya, Perbekel dibantu oleh Aparatur Desa. Perbekel sebagai seorang pimpinan harus cerdas dan tegas dalam mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat, dan harus dapat menciptakan hubungan yang sinergis dalam lingkungan kerja. Juga harus membangun kemitraan yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang pada akhirnya akan menumbuhkan kepercayaan kepada Pemerintah Desa.

I WAYAN SARMANYASA salah satu Bakal calon Kepala Desa Kedisan Mengatakan bahwa, Desa Kedisan adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Desa Kedisan merupakan suatu wilayah yang strategis karena merupakan titik awal dari desa-desa di sekelilingnya di kawasan danau Batur . Desa Kedisan memiliki sumber daya alam (SDA) yang bagus untuk bisa dikembangkan, baik itu hasil pertanian, peternakan, industri kecil maupun usaha-usaha kecil menengah serta sangat berpotensi dijadiakan desa wisata. Selain sumber daya alam yang bagus, Desa Kedisan juga memiliki sumber daya manusia yang handal, hal itu dilihat dari semakin meningkatnya angka anak yang melanjutkan ke sekolah sampai perguruan tinggi.

Dilihat dari sosial budaya, Penduduk Desa Kedisan lebih 100% beragama Hindu, sebagian besar penduduk berpencaharian sebagai petani dan peternak, sisanya sebagai Pegawai Negeri Sipil, pedagang, karyawan dan wirausaha. Desa Kedisan juga memiliki potensi yang sangat bagus untuk terus dikembangkan dan di lestarikan yaitu masih kuatnya masyarakat terhadap aturan negara, agama dan adat budaya. Ini terbukti dengan masih adanya budaya  yang sampai saat ini tetap lestari. Perkembangan dibidang keagamaan  sudah cukup maju, hal tersebut terlihat adanya pembangunan Pura. Penataan lingkungan pun sudah sangat maju dengan memaksimalkan ADD selama ini yang sudah dilaksanakan dengan baik. Namun demikin dibidang lain juga harus mendapat perhatian dan penanganan yang serius seperti  pertanian, peternakan, kebersihan lingkunan serta pembangunan mental dan karakter sumber daya manusianya.

Adapun VISI dan MISI  I Wayan Sarmanyansa adalah VISI “NANGUN SAPTANING JAGAD KERTIH,” Keadilan,Emansipasi,Disiplin, Integrasi,Sejahtera, Aman dan Nyaman ( K  E D I S A N  ) Mengandung makna, Melalui pola pembangunan yang menyeluruh dengan dasar keadilan yang mengedepankan emansipasi mental disiplin dengan integritas catur pararta demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, aman dan nyaman.
 
Dan mempunyai MISI “ NAWA PREMA KRIYA PRAJANITI ” (Sembilan langkah kerja tercurahkan dalam penentu arah kebijakan dalam membangun Kedisan) 
Dalam mewujudkan VISI tersebut ditempuh dengan 9 (sembilan) MISI, yang menjadi arah kebijakan Pembangunan di Kedisan yaitu ; Memperkuat Desa Adat dalam penyelenggaraan kegiatan yang meliputi Parahyangan, Pawongan dan Palemahan, Meningkatkan sistem tata kelola pemerintahan desa yang efektif efisien, transparan, akuntabel dan bersih serta memberikan pelayanan publik yang ramah dan beretika., Membangun dan mengembangkan sistem usaha mandiri berbasis budaya dan kultur Bali untuk memperkuat perkonomian masyarakat., Membangun dan meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian dan nelayan., Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan melalui program gerakan desa sehat dan bersih., Meningkatkan pembangunan dibidang pendidikan untuk mendorong peningkatan kwalitas sumber daya manusia., Mengembangkan system keamanan terpadu yang ditopang dengan sumber daya manusia serta sarana prasarana yang memadai., Meningkatkan pembangunan infrasruktur yang terencana, proporsional, berkualitas dan berkelanjutan ke seluruh wilayah., Meningkatkan peran serta generasi muda dalam pembangunan desa, dengan menumbuhkan budi pekerti yang berkepribadian Bangsa Indunesia sebagai insan pembangunan.

Program kerja dengan strategi yang dapat ditempuh untuk mewujudkan pencapaian visi dan Misi di Desa Kedisan, yaitu  1. Melaksanakan pemetaan potensi desa dan jaringan pasar yang dapat dikelola untuk menjadi sumber ekonomi desa dan ekonomi masyarakat. 2. Melaksanakan pemetaan potensi desa dan jaringan pasar yang dapat dikelola untuk menjadi sumber ekonomi desa dan ekonomi masyarakat. 3. Menerapkan metode pembinaan dan pembimbingan atau pendampingan langsung untuk melaksanakan percepatan pembangunan dalam aspek sosial budaya, penguatan kapasitas pemerintah desa dan penataan administrasi pemerintah desa; Memperkuat kapasitas pemerintahan dan interaksi dinamis antara organisasi warga dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Di dukung pula pada peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang membangun proses perumusan dan pengambilan kebijakan dinamis. 4. Membangun tata kelola desa menjadi organisasi modern yang berbasis kultural desa dengan sistem perencanaan dan penganggaran desa yang responsif, partisipatif serta sistem perencanaan yang terarah ditopang partisipasi warga yang baik. 5. Membangun organisasi masyarakat sipil dan pemerintah desa yang kritis dan dinamis. Keterpaduan interaksi yang dinamis antara organisasi warga desa dengan pemerintah desa juga tercermin dalam berbagai inisiatif lokal lainnya.Keduanya merupakan modal penting bagi desa untuk membangun kedaulatan dan titik awal terciptanya komunitas warga desa yang nantinya akan menjadi kekuatan penyeimbang atas munculnya kebijakan publik yang tidak responsif terhadap masyarakat.
I Wayan Sarmanyasa berharap dukungan dari masyarakat dalam mewujudkan Program  kerja rencana pembangunan ini tidak akan berjalan baik, dan dalam menjalankan tugas seandainya nanti mendapat amanah serta mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Kedisan 6 tahun kedepan. Maka  Visi, Misi dan Program Kerja Pembangunan Desa Kedisan, semoga Rancangan Pembangunan Jangka menengah Desa (RPJMDes) selama 6 (enam) tahun kedepan lebih terarah,dan dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat secara adil dan berkesinambungan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Suci mengijinkan saya dan terpilih menjadi Perbekel Desa Kedisan periode 2019-2025.(MBP-I NENGAH)

Minggu, 22 September 2019

Mengolah Jambu Biji Merah Jadi Produk Unggulan Melalui Sentuhan Teknologi


KENDAL MBP-News, Kabupaten Kendal bila dilihat dari Sumber Daya Alamnya cukup besar untuk modal membangun ekonomi rakyatnya. Hal ini bisa dimulai dari hasil bumi dan pertanian untuk diolah dengan managemen dan sentuhan teknologi. Karena saat ini yang terjadi, khususnya Petani Kendal dalam mengolah tanah masih secara manual. *Baru dalan taraf bisa menanam dan  menjual produk yang belum diolah, sehingga belum memiliki nilai tambah.

Langkah untuk maju kedepan agar Kendal memiliki daya tarik dibidang pertanian perlu menggandeng Akademisi yang memiliki teknologi bagaimana cara mengolah hasil pertanian bisa menjadi komoditi andalan yang mampu mendongkrak ekonomi masyarakat Kendal yang mayoritas hidupnya dengan mengandalkan dari hasil pertanian.

Lembaga Perguruan Tinggi UNNES dalam program penerapan teknologi ilmu pertanian melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sudah mampu memproduk berbagai jenis mesin dan alat untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk unggulan daerah khususnya di wilayah pertanian Jawa Tengah.

Belum lama ini yang sudah dilakukan khususnya di Kabupaten Kendal dengan membantu UKM Olahan Bandeng Tanpa Duri dengan penerapan mesin pengolah bandeng berteknologi tinggi. Dan dilanjutkan mengangkat jambu biji merah produk pertanian Sukorejo Kendal Atas untuk diolah menjadi berbagai jenis kue, roti, snack dan minuman.


Demikian pula pada hari Minggu (22/9/2019) Tim Diseminasi Teknologi Kementerian Riset Dikti lakukagn kegiatan penerapan teknologi dengan pengenalan mesin Kristalisasi pengolah buah jambu bijiu merah menjadi bahan kristal jambu kepada kelompok usaha tani desa Kalipakis di rumah  Bapak Sarjono.


Setelah mereka bisa menjalankan mesin Kristalisasi bikinan LPPM UNNES selanjutnya untuk dipersiapkan proses pengemasan serbuk kristal jambu biji merah menjadi produk olahan jambu biji merah yang sehat, bermerk dagang agar bisa dipasarkan. Kegiatan hari ini kata Margunani, baru setting alat untuk persiapan launching produk. Mereka dilatih dahulu agar bisa cara penggunaannya dan memperbaiki bila terjadi kerusakan2 kecil.

Tim yang terdiri DR. Margunani MP;  Dr. Ir. Nana Kariada Trimurti, M.Si; Danang Dwi Saputro, ST. MT; dan Drs. Sunyoto, M. Si. melakukan uji coba penggunaan Mesin Pengolah Jambu Biji Merah menjadi serbuk Kristal untuk mengangkat jambu biji merah menjadi produk unggulan Sukorejo melalui berbagai jenis olahan jambu biji merah dimana selama ini petani hanya bisa menjual buah jambu biji merah bentuk segar yg masih hijau. Jambu biji merah yang sudah masak berwarna kuning ditolak oleh pedagang sehingga dibuang petani. Jambu masak inilah yang diolah menjadi serbuk kristal, pada saat musin panen raya ber ribu- ribu kg dibuang sehingga mengganggu lingkungan karena  membusuk.( MBP-Anto)

Polres Metro Adakan Fun Bike Rayakan Ulang Tahun Polantas ke 64


METRO MBP-News,  Kegiatan perayaan Ulang tahun  LANTAS ke 64 berlangsung meriah di Markas Polres Metro Jl. Diponegoro pada tanggal 21 september 2019.

Kapolres Metro AKBP. GANDA MH SARAGIH.S.I.K didampingi Kasat Lantas AKP AULIA WATI, S.I.K,, bersepeda santai Keliling Metro yg dimulai  Start dari Jl,Diponegoro,Ah Nasution,Jl.Ayani,Metro Timur di lanjut,Jl,Sutan Syahrir,Sukarno Hatta Metro Barat kemudian,Jl.Jendral Sudirman,Jl,Veteran ,lewat dr,Sutomo,Lampu merah Diponegoro dan berakhir dengan  Finis di ,Markas Polres Metro dalam acara fine bike Ulang tahun Lantas yang ke 64

Dengan jarak tempuh kurang lebih 25 km,para peserta dengan sangat antusias mengikuti acara tersebut bahkan banyak peserta yang hadir dari luar daerah seperti daerah Way Jepara Lampung timur, Kabupaten Lampung tengah Bandar Jaya dan Kabupaten Pringsewu . Panitia menyediakan    6000 kupon door price dalam acara fine bike tersebut. Acara berjalan dengan lancar dan sangat meriah.


Sebagai tuan Rumah Kota Metro,kegiatan Goes ontel dalam acara   Ulang tahun  Bhayangkara Lantas Polres Metro yang  ke 64,disertai dengan acara pemotongan tumpeng oleh,Kapolres Metro,AKBP GANDA MH.SARAGIH, S.I.K dan diberikan kepada Kasat Lantas Polres Metro Akp Auliawati, S.I.K dan di lanjutkan dengan pemberian potongan tumpeng kepada peserta tertua dan peserta termuda yang mengikuti acara tersebut.


Peserta tertua yang menerima potongan tumpeng berasal dari Metro selatan dengan usia 73 tahun dan yang termuda dari kota Metro pusat.


Kemudian di lanjutkan dengan acara pembagian door price yang di pimpin langsung oleh Kapolres  hadiah yang di sediakan sebagai door price yaitu berupa Sepuluh unit sepeda,Kulkas, Kompor gas, kipas angin,mesin cuci dan banyak  hadiah hiburan lainnya.

Dalam acara tersebut di hadiri oleh wakil Walikota Metro,Dandim 0411  ,Pengadilan Negeri Metro, Kejari Metro, Personil Polres Metro, dan ribuan peserta mereka semua juga turut serta dalam goes santai keliling. .

Dalam sambutannya Kapolres Metro mengatakan bahwa acara fine bike goes ini selain untuk merayakan Ulang tahun LANTAS yang ke 64 juga sebagai ajang silaturahmi dan olah raga untuk tetap menjaga pola hidup sehat serta mengenal lingkungan sekitar . Dalam akhir sambutannya Kapolres juga memberikan pengetahuan dan himbauan tentang Rambu rambu dan tata cara berlalu lintas serta pemahaman dan tata cara pembuatan SIM C .

Dan acara tersebut berakhir dengan penuh semangat dan sukses serta di warnai dengan  sorak sorai kegembiraan dari para peserta yang mendapatkan hadiah door price .  (MBP-Edi K)

Peringati Harlantas Bhayangkara Ke-64 Polres Lampura Gelar Pameran Dan Senam Bersama


LAMPUNG UTARA MBP-News, Semangat Promoter Ditlantas Polda Lampung Mengoptimalkan Pelayanan Lalu Lintas Berbasis IT Guna Mendukung Program Road Safety


Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64, Sat Lantas Polres lampung utara gelar pameran dan senam bersama di bundaran tugu payanmas kotabumi setempat, (22/09/19)

Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Semangat Promoter Ditlantas Polda Lampung Mengoptimalkan Pelayanan Lalu Lintas Berbasis IT Guna Mendukung Program Road Safety”.


Kasat Lantas AKP M. Yani Endang, S.I.K. mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. menjelaskan, pameran Lalu Lintas ini selain memperingati hari Lalu Lintas bertujuan juga untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

"Khususnya personil Sat Lantas Polres Lampung Utara yang setiap hari bersentuhan dengan masyarakat dalam bentuk pengamanan, pengaturan arus lalu lintas dan pengawalan serta pelayanan publik lainnya" ujar AKP Yani.

Ditambahkan, sebagai rangkaian kegiatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64, Sat Lantas Polres Lampung Utara juga mengadakan senam bersama, donor darah dan atraksi Pocil.

"Dalam pameran ini kita juga menghadirkan Sim keliling, Samsat keliling, peralatan Turjawali, motor lantas, video kegiatan lalu lintas dan peralatan Brimob serta Sabhara", kata Kasat.


Semoga dengan bertambahnya usia Lalu Lintas kedepannya personil Lalu Lintas Polres lampung utara lebih optimal lagi dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.

"Kami selalu siap untuk membantu dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat Kabupaten Lampung Utara", tegas Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP M. Yani.(MBP-Karim)

Sabtu, 21 September 2019

YPI Nobatkan Tonny Djayalaksana sebagai Person Of The Year 2019


Jakarta,  Bertepatan dengan Hari Perdamaian Internasional (International Day of Peace) atau Hari Perdamaian Sedunia pada tanggal 21 September 2019, Yayasan Peduli Indonesia (YPI) yang berdomisili di Belanda, telah menobatkan Tonny Djayalaksana sebagai “Person of The Year 2019” untuk misi perdamaian yang sudah lama diusungnya. Sebelumnya, Person of The Year lebih dikenal dengan sebutan Man of The Year.


Tonny Djayalaksana dinobatkan sebagai Person of the Year 2019 kategori Peace Promoter oleh Wilson Lalengke selaku wakil untuk Indonesia dari Yayasan Peduli Indonesia, di PT. Nusantara Tamawara Semesta, Menara Anugrah, Kantor Taman E.3.3 unit D3A Lantai 3A, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7 Mega Kuningan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia, Sabtu, 21 September 2019.

Mengomentari Hari Perdamaian Internasional, Tonny Djayalaksana meyakini apabila setiap orang di dunia ini menghayati dan menjalani agamanya masing-masing dengan benar dan baik tentulah dunia ini akan menjadi aman dan damai. “Tidak akan terjadi lagi peperangan antar sesama manusia,” ujar pengusaha sukses lagendaris itu.

Bagi Sang Pembawa Damai yang akrab disapa Tonny, arti perdamaian itu bukan hanya sekedar tidak terjadinya peperangan saja, melainkan secara keseluruhannya. “Sehingga bisa terjalin perdamaian di seluruh muka bumi bukan hanya antar sesama manusia saja melainkan juga seluruh makhluk hidup hasil ciptaanya di atas muka bumi,” terang pria kelahiran Bandung pada 27 September 1949 ini.

Selain itu, lanjut Tonny, damai untuk satwa agar satwa juga bisa hidup dan berkembang biak secara seutuhnya sehingga tidak terjadi pembunuhan hewan secara masal, yang menyebabkan banyak jenis hewan di dunia ini sudah mulai punah. “Damai untuk lingkungan hidup agar air, udara tidak dicemari atapun hutan di bakar seperti yang terjadi sekarang di Amazon,” kata Pembina Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI) itu.

Tonny telah menyebar luaskan misi damainya melalui berbagai macam hasil karya tulisannya yang bisa dilihat di www.djayalaksana.com. Tonny juga sudah menulis dan menerbitkan buku dengan judul “Allah Maha Nyata”.

Buku ini merupakan kisah perjalanan rohani Tonny yang dikenal Sebagai pebisnis di sektor energi dan developer property. Pada saat ini Tonny sedang mengembangkan Lapangan Golf di Manyaran Hills – Semarang. Sebelumnya, ia pernah mengorbitkan Kartu Merah Putih – kartu pulsa prabayar sebagai Provider.

Jokowi Utusan Semesta

Bertepatan dengan Hari Perdamaian Internasional, Tonny Djayalaksana melaunching buku kedua nya yang berjudul “Jokowi Utusan Semesta”. Tonny mengungkapkan dirinya menulis buku ini sebagai rasa kecintaannya kepada Indonesia. Oleh Sebab itu menjelang Pemilu lalu, Tonny berharap agar bisa terlaksana pemilu yang damai tanpa ada kerusuhan. “Untuk itu saya dedikasikan buku Jokowi Utusan Semesta ini untuk bangsa Indonesia,” ujarnya.

Buku “Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji” merupakan percikan pemikiran Tonny dari hasil survei secara kecil-kecilan maupun fakta-fakta nyata selama Pilpres 2019 lalu. Dalam era yang serba canggih saat ini, berbagai rekam jejak catatan jurnalistik tentang kinerja, gaya dan karakter Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dapat ditemui di berbagai sumber.

Buku ditulis bukannya dalam format seperti buku baku sejarah biasa yang cenderung terasa kaku. Tulisan-tulisan ini merupakan ramuan dari berbagai macam sudut pandang, mulai dari latar belakang politik, sejarah maupun spiritual.

Pada periode pertama kepemimpinannya, Presiden Jokowi sudah sangat berhasil membangun pilar pembangunan nasional yang kuat lewat pembangunan infrastruktur dan banyak  perubahan mendasar dari segi birokrasi perekonomian dan administrasi perizinan serta memakai konsep pembangunan pola Indonesia sentris (pembangunan yang berbasis dari desa dan daerah perbatasan).

Jokowi tidak hanya menemukan, tetapi juga mengembangkan pola, model, dan gaya kepemimpinan relatif berbeda dengan para pemimpin-politisi nasional umumnya. Dalam memimpin pemerintahan, Jokowi tak hanya mengaksentuasikannya dengan cara blusukan, tetapi juga lewat penampilannya yang bersahaja. Ia merepresentasikan corak pemimpin populis atau pasca-elitis.

Saat Pilpres 2019 kemarin, Jokowi digempur oleh berbagai kritikan, caci-maki, dan bahkan penghinaan. Tapi, justru hebatnya, Jokowi tetap teguh berjalan dan mampu menahan diri. Ia mampu mengelola emosinya, sehingga segala serangan itu tidak mengubah diri dan niat baiknya.

Ia hadapi keadaan yang tajam dan penuh guncangan itu dengan kesabaran yang luar biasa. Kerja keras, niat baik dan kesabaran adalah ciri kepemimpinan Jokowi yang sangat menonjol. Indonesia di dalam kepemimpinannya sedang dibawa menuju arah yang lebih baik.

Terlebih lagi karena dirinya yakin dan haqul yaqin bahwa Buku “Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji”. Tonny meyakini, Jokowi akan sanggup menciptakan hal-hal indah dan mengagumkan bagi negeri ini.

“Puji syukur saya panjatkan kepada Allah atas rahmat-Nya sehingga memberikan kekuatan, kesempatan maupun kemampuan untuk menulis buku ini,” ucap Mualaf Zaman Now ini.

“Untuk itu saya dedikasikan buku Jokowi Utusan Semesta ini untuk bangsa Indonesia. Saya sangat meyakini bahwa hukum semesta ini tidak pernah ingkar. Barang siapa menabur kebaikan, tentu ia akan menuai kebaikan pula. Begitu juga sebaliknya, kalau yang ditanam itu adalah keburukan, maka diapun akan menuai keburukan itu sendiri,” tutupnya. (RBN/Red)

Kembangkan Produk Unggulan Waluh Getasan Kabupaten Semarang


SEMARANG MBP-News, UNNES melalui Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD)  saat ini sedang mengembangkan produk unggulan dari hasil pertanian berupa waluh (labu kuning) diolah menjadi 9 jenis makanan dan minuman khususnya di Desa Getasan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang dengan berikan bantuan mesin pengaduk buatan LP2M UNNES yang memiliki kelebihan efesien waktu dan heiginis.


Ketua Pelaksana PPPUD Drs. Sunyoto, M.Si dosen UNNES yang menyerahan mesin pengaduk untuk membuat geplak waluh kepada Nanik Produsen Aneka Olahan Waluh di rumah beralamat dusun Getasan Desa Getasan atau tepatnya dibelakang Pasar Getasan  pada hari Sabtu (21/9/2019) yang jelaskan bahwa kelebihan mesin pengaduk lebih efesien waktu yang semula dikerjakan selama 8 jam  memakai tangan (manual), dengan mesin hanya butuh waktu 5 jam saja.


Tujuan pemberian bantuan mesin pengaduk kepada UKM Olahan Aneka Makanan dan Minuman Bahan Waluh untuk mendorong lebih maju, berkembang dan berkualitas produknya mengingat Getasan adalah penghasil waluh rata-rata 900 ton per tahun yang dahulu Petani hanya memperoleh keuntungan dari hasil penjualan buah waluh per kg harga jual Rp. 3 ribu.  Melalui rintisan Slamet dan Nanik  pada tahun 2004 dalam wadah Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera ( UPPKS)  Mugi Rahayu Desa Getasan yang mendapat dukungan Lurah Getasan hingga kini memperoleh beberapa penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pusat, saat ini buah waluh bisa diolah menjadi geplak waluh, stik waluh, emping waluh, bakpia waluh, egg roll waluh, wingko waluh, kripik waluh, antari waluh dan sirup waluh.


Sementara Ketua PKK Dusun Getasan Erlin kepada MBP News ungkapkan, bahwa masyarakat sudah mulai jenuh karena melimpahnya panen labu kuning (waluh) menyebabkan harga labu berkisar antara Rp 1 ribu hingga Rp 4 ribu per kg. Untuk mengatasi hal tersebut, Tim PPPUD UNNES lakukan inovasi produk antara lain dengan membuat aneka olahan makanan berbasis waluh dan telah berhasil membuat seperti Cendhol Dawet, Brownies, Puding dan Ece Cream dari bahan waluh.

Tim PPPUD UNNES  tidak hanya melatih cara pembuatan aneka olahan waluh, juga melatih managemen usaha, membangun market (pemasaran produk)  dan bantuan peralatan produksi kepada ibu-ibu PKK Desa Getasan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang.( MBP-Anto)

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...