Minggu, 06 Mei 2018
Anggota polsubsektor Mesuji timur berhasil tangkap pelaku di duga penjualan anak di bawah umur
Mesuji, Dengan cepat dan sigap tim Reskrim Mesuji timur berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di duga penjualan anak dibawah umur (ttrafficking)di Desa Margo Jadi kecamatan Mesuji Timur
Kabupaten Mesuji. Minggu 06/05/18.
Adapun penangkapan tersebut dilakukan oleh beberapa anggota yaitu ; Brigpol Jumasah, Brigpol Andi Arafat, Bripda Agung, dan Brigpol Heri .
Anggota polres Mesuji dalam penangkapan tersebut pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menggigit tangan Anggota, namun penangkapan akhirnya berhasil sekitar pukul 18:16 wib dan untuk pelaku langsung di bawah ke Polres Mesuji untuk di tindak lanjuti.
Kemudian korban bernama inisial PD (perempuan) 16 tahun Pelajar dari kota palembang menjelaskan kepada MBP-News
Sekira sebulan yang lalu korban berkenelan dengan Angga melalui hp dengan cara menelfon korban, sebelumnya Angga sudah tahu tentang identitas korban dan si Angga dapat no HP Korban dari teman dia yang tidak kenal.
Kemudian korban di ajak ketemuan di acara orgen tunggal di samping rumah korban.
Selanjutnya korban di ajak ketemu kembali oleh Angga di km14 dan di situ angga menawarkan korban untuk mengekos saja bareng temen dia anak pekan baru yg bernama Yana.
Kemudian tanggal 02/05/18 pagi korban di telpon lagi oleh Angga dan di ajak ke lampung lalu korban mau dan kata Angga nanti ada yang jemput di pom bensin Momea.
Tanpa rasa ragu (sperti terhipnotis) korban langsung tertarik dan selanjutnya korban ijin kepada orang tua dengan alasan liburan sekolah ke pantai lampung. Sekira jam 18.30 wib korban di jemput oleh teman Angga yang bernama Tian menggunakan mobil Tronton dan turun di Rumah Tiga saudara dabuk Rejo kabupaten Ogan Komering Ilir propinsi Sumatera Selatan.
Setibanya di sana sekira jam 04.30 wib korban di bangunkan oleh saudara Tian dan mau di perkosa dengan alasan bahwa korban telah di jual oleh saudara angga dan korban juga sempat melihat schrenshoot dan percakapan chat Angga dengan tian bahwa benar korban telah di jual dengan nominal yang korban lupa.
Atas kejadian itu Kemudian korban berteriak dan lari lalu di tolong oleh sadara tomi (teman Tian, sopir mobil tronton rombongan Tian) kemudian korban di ajak naik mobil Tomi dan di turunkan di kios yang tidak tahu alamatnya.
Selanjutnya korban di jemput Angga mengendarai motor dan di bawa ke rumah ibu" yang korban tidak tahu namanya (bu beda alamat sungai cambai). dan di sana sudah ada Yana(teman Angga dari pekan baru yang mau di ajak kos bareng korban) Kemudian di sana(di rumah bu beda) korban di kenalin oleh teman teman Angga melalui via telpon seperti halnya di promosikan seperti pelacur.
Dan angga juga sempat bicara kepada korban bahwa kalau korban di jual laku dengan harga 3juta. Di rumah ibu itu (bu beda alamat cambai) kami sempat singgah selama 2 hari.
Melihat hal ini bu beda kasihan terhadap korban dan menyuruhnya kabur. sekira jam 01.00 wib korban bersama Yana kabur dan di hantarkan olah saudara Asep ke rumah yohanes dan kmudian bertemu dengan saudara frengki dan korban sama saudara frengki hendak di hantarkan mencari mobil trevel tetapi tidak ada dan kemudian korban di bawa ke dusun tebing dan korban di jemput oleh polisi, ujar nya(Ali, Berhan, Purwanto)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya
Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...
-
DEMAK MBP-News , Demak AKBP Maesa Soegriwa, S.I.K bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara penurunan bendera Merah Putih dalam r...
-
PASAMAN MBP-NEWS, Siaran Pers, Forum Anak Nagari Panti Selatan akan terus melanjutkan ke tahap selanjutnya Terkait Dugaan Nepotisme, u...
-
Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar