Selasa, 02 April 2019

Sat Binmas Polres Bogor Giat Tabligh Akbar dan Doa Bersama


MBP-News BOGOR,  Sat Binmas Polres Bogor melaksanakan Kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama dalam rangka Satgas Nusantara II yang bertempat di Masjid Daruul Ilmi Yayasan Baitul Kabir Gunung Putri Selatan Rt 01/06 Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Minggu kemarin (31/03/2019)


Pada kesempatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolsek Gunung Putri Kompol Yudi, Kasat Binmas AKP Doddy Rosjadi, SH., pimpinan Yayasan Baitul Kabir Gunung Putri, Anggota Senkom Kabupaten Bogor, Anggota Pramuka Gunung Putri dan tamu undangan yang berjumlah sekitar 2000 orang.


Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan mengajak masyarakat untuk menangkal berita hoax dan ujaran kebencian (hate speech) di wilayah Kabupaten Bogor serta menciptakan situasi pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di wilayah Kabupaten Bogor.


Setelah kegiatan Tabligh Akbar selesai, dilanjutkan Deklarasi Damai untuk menciptakan situasi Pileg dan Pilpres yang aman, damai dan sejuk. Serta dilanjutkan melaksanakan kebersihan di lingkungan Masjid Daarul Ilmi.(Rohan/MBP-BOGOR)

KONSUMEN MERASA KECEWA ULAH PERLAKUAN DEVELOPER, PT HEKA PROPERTI UTAMA


MBP-News KOTA BEKASI - Selasa,2/4/2019. Salah satu properti yang berkantor di ruko grand galaxy city Pekayon Bekasi Selatan kota Bekasi Jawa barat di datangi oleh konsumen nya, Senen 1/4/2019.


M. Dirham salah satu konsumen developer dari PT heka properti utama yang datang ke kantor PT heka properti utama guna menanyakan kejelasan hak nya sebagai konsumen kapan akan di angkat untuk akad kredit di perumahan yang ia sudah membayar kewajiban sebesar Rp 50 jt(lima puluh juta). sebagai peserta konsumen di PT heka properti utama yang sudah begitu lama lebih kurang 9 bulan lamanya tapi belum juga ada kejelasan kapan yang pasti mau akad kredit apa lagi ia sudah di nyatakan lolos dalam seleksi berkas di bank. terang dirham ke Awak Media Bhayangkara perdana news di bilangan galaxy Bekasi selatan.1//2019.


Kehadiran Konsumen (dirham) bermaksud mau  menjelaskan keluhan atau uneg-uneg nya ke owner nya tapi yang Ketemu hanya staf PT heka properti utama, owner nya tidak ada di kantor, padahal sebelumnya konsumen sudah bikin janji dengan Heri .(owner PT heka properti utama).

"saya datang ke PT Heka properti utama ini untuk minta kepastian, sudah sembilan bulan belum ada pemberitahuan akad kredit  karena sebelumnya saya sudah datang ke Pt. TSG bagian marketing dan diberikan waktu hingga sampai akhir bulan maret 2019 akan di akad kreditkan, tapi sampai sekarang mana buktinya?, maka dari itu saya datang ke sini untuk minta kepastiannya biar jelas," ucap Dirham kepada salah satu staf PT Heka Properti Utama di kantor nya di ruko grand galaxy city 1/4/2019

Menurut staf PT heka properti utama dia tidak tahu kalau bapak sudah janji dan pak Heri lg keluar kantor (tidak ada di kantor) jelasnya staf kantor PT heka properti utama ke dirham.

Ia juga menerangkan memang saya dengar mau ada akad di bulan Maret berhubung ada perubahan setplen dari BPN jadi tertunda ini menurut penjelasan dari staf kantor PT heka properti utama ia menjelaskan.

Tapi lain lagi yang di katakan oleh owner nya Heri saat di konfirmasi melalui wa oleh media Bhayangkara perdana news. Heri membalas dengan jawaban "-Besok semua uang konsumen yg sdh serahkan ke pihak developer dikembalikan. Konsumen yang bersangkutan silakan mencari perumahan lain yamg lebih cepat proses akadnya. Terima kasih."

Semestinya pihak developer berterima kasih lah kepada konsumen nya, karena konsumen ada kendala dan harus nya berikan solusi agar konsumen puas, itu baru satu konsumen belum tahu konsumen yang lain nya, developer bisa berkembang karena ada konsumen nya. Konsumen merasa di rugikan dengan hampir 9 bulan uangnya yang mengendap di developer tersebut.(MBP-N/BBR/AS-TIM)

Bupati Pesisir Barat Serahkan 668 Bantuan Rumah Swadaya


PESISIR BARAT MBP-NEWS, Bupati Pesisir Barat DR.Drs.H. Agus Istiqlal SH.,MH serahkan 668 Bantuan Rumah Swadaya Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2019 di Gedung Wanita, selasa(2/4/19)

Dalam laporan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan  Pemukiman Ir.Arman Ahyuni menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat guna meningkatkan kualitas rumah layak huni agar dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumah dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni secara bertahap. "Harapnya"

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa, bantuan rumah swadaya untuk kabupaten pesisir barat pada tahun 2019 yang diberikan oleh pemerintah melalui kementrian pu-pr, yang dianggarkan melalui dana alokasi khusus (dak) Dinas PUPR Kabupaten Pesisir Barat pada Tahun anggaran 2019,
Berjumlah 668 (enam ratus enam puluh delapan) kepala keluarga penerima bantuan,diharapkan dengan adanya bantuan ditersebut dapat meringankan beban bagi keluarga penerima bantuan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup bagi keluarganya . untuk itu perlu saya sampaikan bahwa ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bagi penerima bantuan diantaranya:
1. bantuan rumah swadaya ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk pengentasan kemiskinan khususnya bidang perumahan.
2. pelaksanaan bantuan ini harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada.
3. bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.
4. bantuan ini harus mencerminkan budaya gotong royong khusus nya sesama penerima bantuan dan masyarakat pada umumnya.
5. bantuan ini bersifat stimulan atau bantuan ini berharap bagi sipenerima untuk dapat membangun rumah yang layak bagi keluarganya."pungkasnya"

Masih lanjut agus, saya tekankan kembali kepada seluruh perangkat daerah untuk memperhatikan hal hal sebagai :
pertama, dalam penyusunan program kegiatan yang termuat dalam renca kerja perangkat daerah tahun 2020, harus berdasarkan pada filosofi “money follow program anggaran mengikuti program”. semua kegiatan yang direncanakan harus berdasarkan pada program yang telah ditetapkan dalam rpjmd dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam renstra perangkat daerah dengan tetap memperhatikan pada kewenangan daerah (urusan pemerintah daerah);
kedua, dalam penyusunan suatu kegiatan harus jelas output (hasil) dan outcome (manfaat) dari kegiatan tersebut. indikator yang ingin dicapai harus dapat diukur dalam pencapaiannya sehingga keberhasilan perangkat daerah dapat terukur sehingga dapat di evaluasi;
ketiga, dalam perumusan kegiatan harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah, selanjutnya kegiatan tersebut harus mampu untuk dilaksanakan, dengan capaian yang telah ditetapkan dan dengan anggaran kegiatan yang harus terserap dengan maksimal;
keempat, agar memperhatikan sinergitas program dan kegiatan baik di dalam perangkat daerah maupun antar perangkat daerah, provinsi lampung dan pemerintah pusat;
kelima, kepada perangkat daerah agar aktif untuk mencari sumber pendanaan dari non apbd kabupaten, baik melalui apbd provinsi maupun apbn.
kemudian saya berharap kiranya kita semua pada tahun ini, harus mampu merumuskan beberapa kebijakan dan program strategis untuk memacu percepatan pencapaian target pembangunan demi “terwujudnya pesisir barat barat yang madani, mandiri dan sejahtera”.

Hadir pada acara tersebut Pejabat Pembuat Komitmen BSPS rumah swadaya Provinsi Lampung Muhammad Syahwidin Ridho,ST, Kaur Teknik Rumah Swadaya Provinsi Lampung Oktaria Vidia vida,ST.,WT, Kepala BNI Cabang Krui, Kepala BRI Cabang Krui, Kepala Organisasi Perangakat Daerah, Unsur Forkopimda, Camat, Peratin dan seluruh penerima bantuan. (Humas KPB / MBP-Rim)

Kasi BB kejaksaan Negeri Demak Mengembalikan Barang Bukti kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya dan dipermudah


DEMAK MBP-NEWS, Pengembalian barang bukti berupa  Odong odong dan sepeda motor merk suzuki matic kedaerah Mranggen  Kabupaten demak, yang diserahkan kepada pemiliknya dan diserah terimakan langsung oleh Dewa Mandala, SH Kasi BB Kejaksaan Negeri demak bersama Staf dan jajarannya.



Adapun Barang bukti yang diberikan yaitu 1 unit Odong odong kepada pemiliknya dan 1 unit Sepeda motor Suzuki Matic kepada Siti Aliwiyah dari Desa Kali Mranggen Kabupaten Demak, BB tersebut masing masing diserahkan langsung oleh Kasi BB Kejasaan I Made Sarwa Mandala, SH.

Saat ditemui Media Bhayangkara Perdana News, I Dewa Made Sarwa Mandala, SH kasi BB Kejaksaan Negeri Demak mengatakan dalam upaya kegiatan ini untuk melaksanakan tugasnya sesuai prosedur dan aturan pemerintah, karena barang bukti yang sudah tidak digunakan lagi sebagai BB di Kejaksaan akan dikembalikan semua kepada pemiliknya dan nanti akan kami lakukan secara bertahap, ujarnya


Kegiatan kejaksaan yang dilakukan 11 maret 2018 yang lalu ini  sangat direpon baik dan didukung seluruh masyarakat Kabupaten Demak, karena dengan pengembalian Barang Bukti kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya maka sama juga membantu masyarakat untuk menyelesaikan permasalahannya dan dapat memper erat hubungan dengan Kejaksaan Negeri Demak.

Harapan masyarakat agar  ini bisa dijadikan contoh instansi instansi terkait tidak cuma di Kejaksaan saja dan bisa seterusnya dilakukan oleh pihak instansi lainnya juga tidak dipersulit, masyarakat merasa senang karena tanpa adanya pungutan biaya apapun untuk mengambil barang bukti yang ada di Kejaksaan, ini merupakan kegiatan yang sangat membantu sekali. (Mbp News demak/Dwi.S

Senin, 01 April 2019

Dokter IGD RSUD Sunan Kalijaga Demak ditemukan meninggal dunia dirumah kontrakannnya


DEMAK MBP News,  Dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sunan Kalijaga Demak, dr.Muhamad Habibullah ditemukan meninggal dunia dirumah kontrakannya, Senin (1/4/2019) sian pukul 13.00wib


Berita tersebut menggegerkan warga di kompleks Perumahan Pondok Indah Baru RT 8 RW 1 Blok A 20, Kelurahan Mangujiwan, Kecamatan / Kabupaten Demak, setelah ditemukannya mayat didalam rumah kontrakan tersebut.

Menurut informasi pihak keamanan perumahan yang tidak mau di sebutkan namanya membenarkan bahwa terjadi penemuan mayat didalam rumah, setelah diketahui lokasi dan tempat kejadian perkara bahwa rumah tersebut adalah rumah salah seorang dokter igd dirumahsakit umam sunan kalijaga demak"ujarnya.
pihak keamanan bersama keluarga korban berusaha mendobrak pintu rumah yang ditempati korban dan setelah pintu terbuka ternyata benar adanya bahwa ada jasad membujur kaku dan keluarga membenarkan bahwa itu saudaranya yang bekerja sebagai dokter IGD di Rumah Sakit Umum Sunan Kalijaga Demak.

Kemudian pihak keamanan perumahan langsung menghubungi polsek kota setempat,team forensik Polres dan dokter Puskesmas kota 2.
Menurut informasi dari pihak keamanan Dugaan sementara korban meninggal karena sakit sesak nafas.

Kapolsek Kota Demak, AKP Sugeng mengatakan, korban pertama kali ditemukan telah meninggal dengan posisi telentang di atas ranjang tidur rumah kontrakannya.

Sehari sebelum ditemukan tewas, korban pada Minggu (31/3/2019) malam diketahui pernah ditelepon saudaranya tidak pernah diangkat panggilan teleponnya. "Setelah menyaksikan menolaknya, ternyata korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi mulut keluar busa dan berdarah," katanya.

Dan juga dari pihak Rumah Sakit Dokter RSUD Sunan Kalijaga, dokter Wian Pisia Anggraeni mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ada penganiayaan di dalam tubuh korban. "Busa di mulut karena ada gangguan pernapasan dan darah keluar dari mulut adalah tanda pembusukan yang terjadi antara 24 jam sampai 48 jam," katanya.

Untuk memastikan kematian korban, tim medis Polres Demak akan membawa korban ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk dilakukan otopsi untuk mengetahui kejadian meninggalnya dokter tersebut. Polisi saat ini masih menunggu lebih lanjut untuk mengajukan pertanyaan dan meminta tempat kejadian perkara.
Tapi dari pihak keluarga tidak mengijinkan jenazahnya diotobsi.
Dari pihak polsek kota kami mintai keterangan dan konfirmasi dari sdr. Bambang menjelaskan kepada kami bahwa benar jenazahnya tidak boleh di Outopsi oleh keluarga korban,ujarnya
Untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan maka dari pihak kepolisian  membuatkan surat pernyataan keberatan outopsi untuk keluarga.(Mbp News demak /Dwi.S)

KPU METRO MENGADAKAN SOSIALISASI BERSAMA WIDIA


METRO MBP-NEWS, Kegiatan Sosialisasi  bersama Penyandang Disabilitas WIDIA (Wadah Informasi Disabilitas Independen Amputasi Metro) pada hari senin tanggal 1 april 2019 mulai dari jam 14:00 wib Sampai Selesai, yang bertempat di Tejoagung Kecanatan Metro Timur Kota Metro Lampung.


Kegiatan ini di ikuti Oleh seluruh Anggota WIDIA Metro berjumlah 40 orang sosialisasi yang  di sampaikan melalui KPU ( Komisi Pemilihan Umum ) Metro oleh Agus Riyanto bersama Noval Dan jajarannya.


Agus Riyanto menyampaikan bahwa kertas suara yang dikenalkan dengan Warna yang berbeda, tujuannya agar memahami pada kertas ditunjukkan, Warna Abu-abu, Kuning, Merah, Biru,Hijau.


 Kota Metro yang memiliki 22 Kelurahan 5 Kecamatan, supaya memahami Warna kertas yang Nantinya bakal di coblos, kata Agus.


Kemudian dilakukan tanya jawab terhadap anggota WIDIA, ketika ditanya Wagiono menjawab bahwa Kertas warna abu-abu Presiden dan Wakil Presiden, Warna Kuning untuk DPR RI, Warna merah memilih DPD-RI, warna Biru untuk memilih DPRD Provinsi sedangkan hijau Untuk memilih DPRD Kota atau Kabupaten.

Arahan anjuran dari KPU Metro, jangan karena di iming-imingi Uang memilih calon Legislatif tertentu, hal ini disampaikan Oleh Noval, Komisi Pemilihan Umum Kota Metro mengajak kepada Penyandang Disabilitas Wadah Informasi Disabilitas Independen Amputasi agar tetap semangat memberikan hak suaranya jangan sampai Golput ( Golongan putih ) tidak memilih,  kita sebagai warga Indonesia Yang Baik harus bijak dan penuh tanggung jawab memberikan hak pilihnya, kepada Pilihan nantinya, yaitu pada tanggal 17 April 2019 Pilihan Presiden dan Pilihan Legis Latif di Masing -masing Daerah seluruh Indonesia.

Ketua WIDIA Metro Edi Karyoto menambahkan agar Seluruh anggota WIDIA Metro menciptakan iklim Kondusif waktu untuk Ke TPS sudah tinggal 15 hari lagi jangan lupa, agar menggunakan hak pilih sebaik baiknya. (MBP- Edi K)

Bupati Agus Istiglal Hadiri Peresmian Pamsimas dan Kelompok keswadayaan masyarakat


PESISIR BARAT  MBP-News, bhayangkaraperdananews - Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Agus Istiqlal, SH.,MH menghadiri kegiatan pamsimas dan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara pemerintah daerah dengan Kelompok keswadayaan masyarakat (KKM), di gedung Dharma Wanita. Senin ( 1/4/19)

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan pamsimas ini merupakan salah satu upaya kita dalam mendukung pencapaian target 100% akses air minum dan 100% akses sanitasi yang layak di wilayah perdesaan pada akhir tahun 2019. Secara nasional capaian akses air minum layak sampai akhir tahun 2017 adalah sebesar 72,04%, sedangkan untuk sanitasi adalah sebesar 76%. Sementara data capaian di kabupaten pesisir barat sampai saat ini untuk akses air minum layak dan sanitasi masih rendah sehingga diperlukan strategi kerja dan kerja bersama yang baik dari berbagai pihak untuk menjawab tantangan agar 100% semua masyarakat kita mendapatkan akses air minum dan sanitasi.

Selanjutnya, air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang menentukan tingkat kesejahteraan manusia sebagai individu dan masyarakat sebagai suatu kelompok. Oleh sebab itu, pencapaian kinerja pelayanan air minum dan sanitasi menjadi salah satu indikator dalam indeks pembangunan manusia (IPM),"Pungkasnya.

Selain itu, Bupati juga sampaikan bahwa kabupaten pesisir barat adalah kabupaten terbaru dalam mengikuti kegiatan pamsimas, harapannya di tahun pertama pelaksanaan ini menjadi kegiatan terbaik setelah dievaluasi oleh kementerian dirjen cipta karya sehingga bisa dilanjutkan kegiatan pamsimas di kabupaten pesisir barat. Untuk mewujudkan hal tersebut maka diperlukan kerja keras dari semua pihak, serta kolaborasi semua kegiatan agar dapat mewujudkan kondisi 100% akses sarana air minum dan sanitasi dimaksud.

Bupati juga menegaskan Bahwa Pemerintah telah memberikan dana desa (DD) kepada setiap desa yang nilainya terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini merupakan potensi besar sebagai sumber pendanaan untuk pembangunan sarana air minum dan sanitasi di setiap desa. Namun penggunaan dana tersebut tidak bisa langsung digunakan begitu saja, diperlukan proses yang harus kita ikuti bersama karena kebutuhan akan air minum dan sanitasi harus menjadi prioritas utama terlebih di setiap desa agar kegiatan pembangunan penyediaan sarana air minum dan sanitasi dapat menjadi salah satu kegiatan utama diperencanaan jangka menengah desa dan kegiatan prioritas utama di rencana kerja pembangunan tahunan desa."tuturnya".

Untuk para peratin dimohonkan untuk mendukung kegiatan pamsimas ini, dimana ada 20 pekon yang mendapatkan kegiatan pamsimas ini diwajibkan untuk mendeklarasikan ODF (Open Defecation Free) di akhir kegiatan pamsimas, nantinya pada saat serah terima kegiatan pamsimas," pungkas Bupati.

Selanjutnya penandatangan dokumen perjanjian kerja sama program PAMSIMAS III yang di saksikan langsung oleh Bupati pesisir barat.

hadir pada acara Distsict Coordinator PAMSIMAS III Room 6 Kabupaten Pesisir Barat Riskan Cahyadi,ST., Para OPD, para camat, para peratin dan masyarakat penerima PAMSIMAS. (Humas KPB/MBP-rim).

Komjen Listyo Sigit Alumni Yang Peduli Guru Dengan Sekolahnya

Bhayangkara Perdana News Bali, JAKARTA --Wakil Kepala Humas SMAN 8 Yogyakarta Nunik Sri Ritasari mengungkap, sosok calon Kapolri Komjen List...